Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Pergudangan Karang Asam II untuk memastikan stabilitas stok dan harga beras menjelang Natal, Tahun Baru, hingga Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memimpin langsung sidak yang berlangsung.
Ia menegaskan ketersediaan beras aman untuk lima bulan ke depan.
“Stok beras menghadapi Nataru, puasa, dan Lebaran insyaallah aman. Stok ini cukup lima bulan,” katanya, Kamis (11/12).
Zuhri juga meninjau kualitas beras Bulog dan membandingkan beras lokal dengan beras impor. Menurutnya, meski visualnya berbeda, cita rasa beras lokal jauh lebih unggul.
“Beras lokal itu lebih enak, lebih pulen, sesuai lidah warga Indonesia,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat mengutamakan beras produksi dalam negeri serta memastikan harga beras masih sesuai harga eceran tertinggi Rp 13.100/kg.
“Tidak ada kenaikan harga, semuanya aman terkendali,” tegasnya.
Terkait isu beras oplosan, pihaknya memastikan tidak ada temuan indikasi praktik tersebut. (h/bn)














