Beritanusantara.co, Samarinda – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan pemenuhan empat layanan dasar sebagai bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penanganan warga terdampak bencana.
Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, layanan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, tempat penampungan sementara, serta dukungan psiko-sosial bagi korban bencana.
“Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari permakanan, sandang, penampungan sementara, hingga layanan dukungan psiko-sosial,” kata Andi di Samarinda, Senin (15/12).
Ia menegaskan, penanganan bencana bersifat lintas sektor sehingga memerlukan koordinasi yang kuat di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Koordinasi yang jelas dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih kewenangan antara instansi terkait.
“Dengan pembagian peran yang jelas, pemerintah bisa memastikan siapa melakukan apa, sehingga pemenuhan kebutuhan warga berjalan efektif,” ujarnya.
Untuk mendukung kesiapsiagaan, Dinsos Kaltim telah menyiagakan sebanyak 17.000 paket logistik kebencanaan. Distribusi sandang juga dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan khusus kelompok rentan, seperti ibu hamil, anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Selain itu, penyediaan tenda dan fasilitas hunian sementara disiapkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan rumah.
“Pemulihan trauma mental korban juga menjadi perhatian kami, baik saat tanggap darurat maupun pascabencana,” kata Andi.
Ia menambahkan, peran aktif relawan dan masyarakat, termasuk Tagana dan Pramuka Peduli Bencana, sangat krusial dalam mempercepat proses penanganan di lapangan. (h/bn)














