Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur merencanakan pembangunan kawasan tepi sungai di Kota Samarinda dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai Rp1,7 triliun. Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat keramaian baru sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan kawasan yang akan dikembangkan berada di antara Selili hingga Jembatan Mahkota II.
“Di antara kawasan Selili dan Jembatan Mahkota II akan dibangun pusat aktivitas baru yang dilengkapi amphitheater serta fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya di Samarinda, Senin (2/2).
Ia menjelaskan seluruh tahapan perencanaan awal, mulai dari studi kelayakan hingga Detail Engineering Design (DED), telah rampung. Kawasan tersebut juga dirancang memiliki jalan tembus menuju Jembatan Mahkota II dengan jalur pedestrian yang luas.
Meski demikian, realisasi fisik proyek masih menunggu kepastian pendanaan. Pemerintah daerah harus bersikap realistis di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. (h/bn)














