Kalimantan TimurSamarinda

Teras Samarinda Tahap II Belum Aman, Pemkot Minta Warga Tak Masuk Area Proyek

×

Teras Samarinda Tahap II Belum Aman, Pemkot Minta Warga Tak Masuk Area Proyek

Sebarkan artikel ini

Beritanusantara.co, Samarinda: Pemerintah Kota Samarinda menegaskan kawasan Teras Samarinda Tahap II belum bisa dimanfaatkan masyarakat. Proyek tersebut masih dalam tahap penyelesaian dan belum dilakukan serah terima resmi kepada pemerintah daerah

Namun di lapangan, masih ditemukan warga yang masuk ke area tersebut untuk memancing atau sekadar duduk santai. Padahal, sejumlah bagian konstruksi disebut belum rampung dan berpotensi membahayakan.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan bahwa selama pekerjaan belum dinyatakan selesai, kawasan itu harus steril dari aktivitas publik.

“Secara administrasi dan teknis belum bisa difungsikan. Kami tidak ingin ada risiko keselamatan. Karena itu, sebelum serah terima dilakukan, area proyek tidak boleh digunakan,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa pekerjaan yang masih berjalan meliputi penyempurnaan akses masuk dan perbaikan lantai di sejumlah titik. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengawasi progres penyelesaian oleh kontraktor.

Marnabas menegaskan, percepatan pekerjaan tetap diupayakan, tetapi ketentuan kontrak juga berlaku. Jika terjadi keterlambatan, sanksi berupa denda administratif tetap dikenakan sesuai perjanjian.

Ia menambahkan, selama serah terima belum dilakukan, tanggung jawab penuh atas pekerjaan masih berada pada pihak kontraktor.

Apabila terjadi insiden akibat aktivitas masyarakat sebelum tahapan itu selesai, maka berpotensi menimbulkan persoalan hukum mengenai pertanggungjawaban.

Untuk itu, Satpol PP dilibatkan guna melakukan pengawasan dan memastikan tidak ada aktivitas warga di kawasan tersebut.

Selain proyek Teras Samarinda Tahap II, Pemkot juga meminta masyarakat menahan diri untuk tidak menggunakan fasilitas bermain anak di depan Pasar Pagi yang masih dalam proses penyempurnaan.

Kedua lokasi itu akan dibuka setelah seluruh tahapan pembangunan tuntas dan pengelolanya ditetapkan secara resmi.

“Kami ingin semuanya benar-benar siap, aman dan nyaman sebelum dibuka untuk umum,” tegas Marnabas.

Example 300250