Samarinda

Tahun Ini Baznas Kaltim Targetkan Realisasi Zakat 5.6 miliar Lebih Besar Dibandingkan Tahun Lalu

×

Tahun Ini Baznas Kaltim Targetkan Realisasi Zakat 5.6 miliar Lebih Besar Dibandingkan Tahun Lalu

Sebarkan artikel ini
Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan

Berita Nusantara.co, Samarinda – Tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim menargetkan realisasi Rp5,6 miliar lebih besar. Baznas Kaltim menggelar kegiatan bertajuk “Kaltim Berzakat”. Kegiatan ini digalakkan untuk mengumpulkan partisipasi para muzakki. Dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas Kaltim. Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan menjelaskan, dengan banyaknya dana zakat, infaq dan sedekah yang disalurkan, maka besar pula peluang membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Tahun 2023 baru bisa mengumpulkan 14,4 miliar. Itu kita Salurkan pada 5 program, dan yang utama adalah pendidikan,” ucapnya. 

Beberapa progam unggulan Baznas Kaltim untuk menyalurkan zakat ialah ke sektor pendidikan. Fokusnya untuk membantu anak-anak yang tidak mampu membayar biaya sekolahnya, termasuk mahasiswa yang kesulitan membayar kuliah.

“Kita akan membantu anak-anak kita yang tidak mampu. Karena ada yang 6 bulan bahkan yang setahun tidak bisa bayar uang sekolahnya,” ujarnya. Selain itu, program kesehatan juga menjadi fokus program, dengan memberikan bantuan operasi kepada anak-anak yang mengalami bibir sumbing serta pemberian susu dan makanan tambahan untuk anak-anak stunting. 

“Belum lama ini ada beberapa anak yang kita bantu operasi. Alhamdulillah kini sudah percaya diri, sehingga yang tadinya tidak mau sekolah, akhirnya mau lanjut sekolahnya,” tuturnya. 

Dana zakat juga digunakan untuk membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat,. Seperti memberikan bantuan modal usaha kepada petani dan petambak, serta membantu pemulihan usaha kecil dengan memberikan bantuan peralatan dan modal.

Naikkan Target Penerimaan Pada tahun 2024, Baznas Kaltim menargetkan pengumpulan dana zakat sebesar 20 miliar, dengan harapan adanya partisipasi lebih banyak perusahaan dan pemerintah dalam mendukung program ini.

Terkait dengan partisipasi ASN dalam pembayaran zakat, Baznas Kaltim mengharapkan peningkatan kesadaran untuk membayar zakat sesuai dengan pendapatan yang diperoleh. Meskipun zakat ASN di tingkat provinsi masih rendah, Baznas berupaya untuk meningkatkan kesadaran ASN dalam memenuhi kewajiban zakat mereka. 

“Harapannya, bagi ASN yang sudah memperoleh pendapatan Rp6.800.000 itu wajib berzakat, kalau di bawah itu baru dia berinfak,” jelasnya.

Zakat fitrah juga menjadi fokus utama, di mana Baznas Kaltim mengajak masyarakat untuk membayar zakat fitrah sejak awal bulan Ramadan. Hal ini bertujuan agar dana yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada mustahik sebelum hari raya Idul Fitri tiba. Dengan demikian, Baznas Kaltim berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Kalimantan Timur. 

“Kepada saudara-saudara Muslim,  kita anjurkan berzakat fitrah di awal Ramadan. Sehingga, seminggu sebelum lebaran zakat yang sudah terkumpul itu sudah bisa kita Salurkan kepada mustahik,” pungkasnya.(Han/BN)

Example 300250