3/4/2024
Berita Nusantara.co, TENGGARONG – Di tengah arus deras modernisasi, Taman Gubang muncul sebagai permata keberlanjutan yang berkilau di Desa Loa Ulung. Tak hanya menjadi destinasi wisata, Taman Gubang telah mengukir prestasi sebagai simbol pariwisata berkelanjutan yang menguntungkan ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Dalam dialog eksklusif bersama Tempo, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Slamet Hadiraharjo, dan Bidang Pengembangan Pariwisata, M Ridha Fatrianta, berbagi rasa bangga mereka terhadap Taman Gubang yang telah menjadi etalase pengelolaan wisata yang ideal.
“Taman Gubang merefleksikan bagaimana pariwisata yang dikelola dengan penuh dedikasi dapat memberikan dampak positif yang meluas bagi komunitas,” ujar Ridha.
Dengan pengelolaan oleh sektor swasta, Taman Gubang bukan hanya menjadi contoh sukses dari potensi pendapatan daerah melalui pajak, tetapi juga sebagai penerima penghargaan dari Dispar Kukar pada tahun 2023 karena kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan.
Pengelola Taman Gubang, Ahmadi, menegaskan komitmen mereka untuk keberlanjutan yang melampaui aspek finansial.
“Fokus kami tidak terbatas pada keuntungan semata, namun juga pada kontribusi sosial yang kami berikan. Kami taat pada tarif pajak yang ditetapkan pemerintah daerah, dengan 10% untuk tiket masuk dan 20% untuk wahana. Dalam setahun, kami berhasil menyumbangkan pajak hingga Rp 50 juta,” tutur Ahmadi.
Melalui kontribusi pajak yang konsisten dan signifikan, Taman Gubang telah melebihi fungsi sebagai destinasi wisata dan bertransformasi menjadi salah satu pilar ekonomi lokal, yang mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan di Kabupaten Kukar.
“Taman Gubang tidak sekadar menyuguhkan keindahan alam yang mempesona, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat setempat, membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan bisa menjadi kekuatan utama dalam perekonomian,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)














