29/4/2024
Berita Nusantara.co, TENGGARONG – Dalam hiruk-pikuk pasar ritel modern, Desa Tuana Tuha, yang terletak di hati Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mencetak tonggak sejarah dengan inisiatifnya mengangkat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke panggung yang lebih besar.
Guleku, produk andalan desa yang telah mendapatkan sertifikat halal, kini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal tetapi juga simbol dari kemajuan dan inovasi.
Dengan antusiasme yang meluap, Kepala Desa Tuana Tuha, Tommy, mengumumkan debut produk UMKM ini di beberapa hotel ternama di Balikpapan.
Namun, visi mereka untuk Guleku merentang lebih jauh dari sekadar batas geografis. Bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar, Guleku kini tengah dalam pembicaraan untuk kolaborasi dengan salah satu raksasa ritel, Indomaret.
“Kami sedang dalam tahap diskusi dengan Indomaret dan menantikan proposal resmi dari mereka,” kata Tommy.
Dengan keunggulan sertifikat halal, Guleku berpotensi besar untuk menarik minat konsumen yang lebih luas.
“Kami telah menyiapkan proposal kerjasama yang detail dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kami yakin bahwa kerjasama ini akan segera terwujud dan memberikan keuntungan bagi semua pihak,” ucapnya.
Sebelumnya, Guleku hanya tersedia dalam kemasan 250 gram. Namun, dengan semangat inovasi yang tidak pernah padam, rencana untuk menghadirkan versi ekonomis dalam kemasan sachet sedang digarap.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan penjualan Guleku, tetapi juga akan menjadi inspirasi bagi UMKM lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan berkembang.
“Kami berharap ini akan mendorong UMKM lain untuk maju dan bersinar dengan produk lokal mereka,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)














