Beritanusantara.co, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sindiran kepada pejabat yang gemar melakukan bongkar pasang kebijakan usai terpilih di suatu pemilihan.
Sindiran tersebut diungkapkannya ketika membahas tentang kesinambungan kebijakan pemerintah. Dirinya mempunyai harapan pemimpin yang terpilih di Pilpres 2024 dapat melanjutkan pencapaian-pencapaian yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.
“Ada kontinuitas kita sebagai bangsa. Jangan bongkar pasang, bongkar pasang yang akhirnya justru yang dirugikan rakyat kita karena tidak ada kontinuitas,” tutur Erick saat diskusi daring yang diadakan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), Minggu (22/1).
Erick berujar pemimpin tidak boleh memiliki pandangan kebijakan pemimpin sebelumnya tidak bagus. Sebagai seorang pemimpin harus jujur dengan fakta yang ada. Pemimpin diharapkan dapat meneruskan kebijakan yang baik dan mengadakan perbaikan pada kebijakan yang belum baik.
Dirinya mengajak seluruh pihak agar dapat membuka hati terkait tentang kesinambungan pemerintahan. Erick menuturkan siapa pun pemimpin yang terpilih nantinya harus mengedepankan hal tersebut.
“Kita ini perlu solusi, bukan artinya hanya ngomong-ngomong aja, konsep-konsep aja, kita perlu solusi. Kalau sudah ada solusi dari pemimpin sebelumnya, ayo lah diteruskan. Jangan karena suka dan tidak suka,” katanya.
Di kesempatan tersebut, dia mengadakan pembahasan tentang kesinambungan pembangunan di bidang kesehatan dari waktu ke waktu. Dia menuturkan Presiden Soeharto sudah membangun sistem dengan Puskesmas.
Presiden Megawati Soekarnoputri menerbitkan jaminan sosial nasional. Presiden Jokowi melanjutkannya dengan pembangunan ekosistem di bidang kesehatan.
“Tidak mungkin kita membangun sebuah perbaikan program kita ke depan itu sepotong-sepotong,” tutur Erick.
Sumber : Erick Thohir Sindir Pejabat Bongkar Pasang Kebijakan Usai Terpilih














