Berita Nusantara.co, Samarinda – Kapolresta Samarinda Kombespol Ary Fadli, Dandim 0901/Samarinda Letkol Letkol Inf Yusub Dody Sandra, dan Kasatlantas Kompol Creato Soniteho Gulo melakukan peninjauan posko bersama di Pelabuhan Samarinda.
Kedatangan mereka disambut Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda Kompol Teuku Zia Fahlevie, Kabid KBPP Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Samarinda, M Ridha, dan jajarannya.
Kapolresta Samarinda Kombespol Ary Fadli mengatakan sidak ini bertujuan untuk melihat kesiapan bandara.
“Sidak di Bandara APT Pranoto dilakukan guna melihat kesiapan dan pelayanan serta memantau keamanannnya,” ucapnya.
Kapolresta Samarinda bersama KSOP Samarinda meninjau dek KM Adithya dan kapal Prince Soya yang sandar.
Keduanya merupakan kapal yang melayani rute Samarinda-Pare Pare dan sebaliknya.
“Para penumoang diingatkan jangan merokok diatas kapal, jaga anak anak, awasi barang barang berharga.Semua diharapkan bisa meminimalisir ancaman bahaya kebakarab kapal dan potensi tindak kejahatan,” ujarnya.
Terpisah, Kabid KBPP KSOP Kelas 1 Smaarinda M Ridha menjelaskan, angkutan Lebaran KM Adithya dapat menampung kapasitas 1.800 orang.
Kapal tersebut berangkat pukul 12.30 Wita, di mana jika sesuai jadwal seharusnya pukul 14.00 Wita.
Hal itu terjadi karena penumpang sudah di atas semua sehingga layak berangkat.
“Alhamdulilah, pukul 12.30 wita bertolak ke Pare-pare membawa 1.700 penumpang. Sementara kapal Prince Soya yang tiba dari Pare-pare tujuan Samarinda membawa 500 orang penumpang,” ujarnya.
M Ridha menambahkan, aktivitas mudik lebaran di Pelabuhan Samarinda meningkat 30 persen.
“Puncak arus mudik pada 7 April dan cadangan dan angkutan selanjutmya tanggal 8 April.
Penumpang kapal pun diimbau tak perlu risau, semisal tidak berangkat tanggal 7 April, maka bisa berangkat pada tanggal 8.
“Mudah-mudahan mudik relatif aman, karena ada jadwal keberangkatan di Pelabuhan Balikpapan, Bontang dan Samarinda bersamaan waktunya,” tutupnya.(Han/BN)














