Nasional

BEI Luncurkan Tiga Indeks Baru Bersama S&P Dow Jones untuk Perluas Investasi Pasif

×

BEI Luncurkan Tiga Indeks Baru Bersama S&P Dow Jones untuk Perluas Investasi Pasif

Sebarkan artikel ini
Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI, Ignatius Denny Wicaksono

Beritanusantara.co, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan tiga indeks baru hasil kerja sama dengan S&P Dow Jones Indices LLC pada Senin (3/11/2025). Peluncuran ini merupakan langkah strategis untuk memperluas variasi instrumen investasi di pasar modal Indonesia serta menarik minat investor global.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI, Ignatius Denny Wicaksono, menjelaskan tiga indeks yang akan diperkenalkan adalah S&P/IDX ESG Tilted Indonesia Equity Index, S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities, dan S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend.

“Tujuan peluncuran ini adalah untuk menambah variasi indeks dan menjadi acuan (benchmark) bagi produk investasi, khususnya investasi pasif,” ujar Denny, dikutip Minggu (02/11).

Menurutnya, tren investasi pasif atau investasi yang mengikuti pergerakan indeks kini meningkat pesat di pasar global.

“Investasi pasif itu market share-nya sudah naik dari 1 persen ke 20 persen. Ada kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi di Indonesia, dan kami ingin mengisinya,” katanya.

Denny menjelaskan, S&P/IDX ESG Tilted Indonesia Equity Index merupakan indeks yang mengukur saham-saham berkapitalisasi besar-menengah (LargeMidCap) di S&P Indonesia BMI dengan skor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang baik. Indeks ini telah dirilis sejak 6 Oktober 2025.

Sementara S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities fokus pada saham-saham berdomisili di Indonesia dengan laba serta dividen positif, yang telah dirilis pada 20 Oktober 2025. Adapun S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend menitikberatkan pada saham-saham syariah yang memberikan dividen tinggi, sesuai dengan kriteria Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), dan telah diperkenalkan pada akhir Oktober 2025.

“BEI berharap indeks-indeks baru ini bisa menjadi pilihan bagi manajer investasi dan investor global yang ingin berpartisipasi dalam pasar Indonesia,” pungkas Denny. (h/bn)

Example 300250