beritanusantara.co, Samarinda — Seorang pria berinisial MH (38) ditemukan meninggal dunia di kamar bangsalan nomor 4, Jalan Ashabul Kahfi, RT 13, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Selasa (17/3/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam posisi terduduk di depan pintu kamar mandi sekitar pukul 08.30 Wita. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh penghuni bangsalan yang kemudian melaporkannya ke warga dan pihak kepolisian.
Petugas dari Polresta Samarinda bersama tim Inafis yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis di rumah sakit.
Salah satu saksi, M Irfansyah, mengatakan korban datang ke kamar yang ia sewa pada Senin (16/3) malam sekitar pukul 22.00 Wita untuk berteduh karena hujan.
“Subuh tadi sempat pamit mau pulang. Dia masuk ke kamar mandi, lalu keluar, tapi tidak lama balik lagi ke dalam,” ujarnya.
Tak lama setelah itu, saksi mendengar suara pintu kamar mandi tertutup keras. Saat dicek, korban sudah dalam kondisi tidak merespons.
“Dipanggil tidak jawab, hanya terdengar seperti napas berat,” katanya.
Saksi kemudian menghubungi pemilik bangsalan dan ketua RT setempat. Informasi itu juga diteruskan kepada keluarga korban.
Dari keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk bekerja pada Senin pagi dan sempat berkomunikasi dengan istri sekitar siang hari. Namun hingga malam, korban tidak lagi bisa dihubungi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sekitar pukul 09.25 Wita untuk keperluan visum.
Sejumlah barang milik korban seperti dompet berisi identitas, STNK, uang tunai, serta kunci sepeda motor turut diamankan petugas. Polisi memastikan situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif.














