Balikpapan

DPD GAMKI Kaltim Apresiasi Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

×

DPD GAMKI Kaltim Apresiasi Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Samarinda – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar berbagai rangkaian kegiata untuk memeriahkan HUT ke-77 Bhayangkara. Dari pusat hingga daerah. Mulai 1 Juni sampai 1 Juli 2023. Ditutup dengan upacara. HUT kali ini mengangkat tema: “Polri Presisi untuk Negeri. Pemilu Damai untuk Indonesia Emas”.

Polda Kaltim misalnya. Mereka melaksanakan kegiatan di setiap Polres. Melibatkan banyak unsur masyarakat. Seperti: anggota TNI, Polri, jurnalis, pelajar, altet olahraga dan para tokoh dilintas agama.

DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kaltim pun memberikan apresiasi kepada Polda Kaltim. Pun di bawah kepemimpinan Irjen Pol Imam Sugianto, banyak perubahan yang terjadi pada satuan polisi di Bumi Etam.

Sekretaris DPD GAMKI Kaltim Daniel Abadi mengatakan, tema HUT ke-77 Bhayangkara tahun ini, dapat dimaknai sebagai momentum instansi polri dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Salah satunya dengan mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Jika melihat rangkaian kegiatan yang diadakan dari awal bulan juni kemarin, banyak kegiatan positif yang diadakan bapak kapolda kaltim. Juga jajaran polres yang patut kita apresiasi. seperti kegiatan bakti sosial, bedah rumah, fun bike tour de IKN, dan banyak lainnya,” katanya, Minggu, 2 Juli 2023.

Pun selama ini, Polri punya program rutin: Jumat Curhat. Program itu melibatkan tokoh masyarakat hingga dilapisan bawah seperti RT, tokoh pemuda dan termasuk para tokoh agama. “Kegiatan ini sangat baik. Kita bisa merasakan bagaimana kepolisian terbukti tidak hanya hadir secara kelembagaan. Tetapi secara personal. Sehingga dapat dekat dan dikenal dengan masyarakatnya,” tambahnya.

Dengan kegiatan-kegiatan itu, menurutnya, akan terus memupuk nilai-nilai kebangsaan. Serta kebersatuan dapat terus dijaga ditengah masyarakat. Tentunya jika kegiatan ini rutin dan masif dilakukan, pasti memiliki dampak yang baik.

“Penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian (hate speech), dan juga fitnah yang dibungkus dengan politik identitas, harus diantisipasi sejak awal oleh Polri. Apalagi dengan dibumbui isu-isu agama. Jangan sampai timbul polarisasi dan situasi memanas seperti yang terjadi pada Pemilu 2019,” ucapnya.

Tetapi, ia yakin polri telah mengantisipasi dengan berbagai tindakan pencegahan dan pelayanan publik yang baik. Inilah yang dapat menjadikan modal utama sebagai bukti keberhasilan transformasi Polri Presisi. Yakni dalam mensukseskan agenda nasional dan internasional, dalam memastikan situasi kamtibmas aman dan terwujudnya pemilu 2024 damai dimasyarakat.

“Selamat HUT Bhayangkara, Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia ke-77 tahun. Semoga seluruh anggota Polri semakin solid, sepenuh hati dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat, serta amanah dalam pengabdian untuk negeri,” tutupnya.

Example 300250