Beritanusantara.co, Samarinda- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Samarinda tak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga panggung edukasi investasi.
Dalam forum Temu Bisnis Sumur Migas yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, PT Pegadaian Area Samarinda menggaungkan pentingnya investasi emas jangka panjang sebagai instrumen keuangan yang aman dan stabil.
Kegiatan yang diinisiasi kalangan insan pers Kalimantan Timur tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian ESDM, SKK Migas Pusat, dan Pertamina.
Diskusi membahas potensi sektor hulu migas sekaligus membuka ruang sinergi ekonomi lintas sektor, termasuk koperasi dan badan usaha milik desa (BUMDes).
Di tengah pembahasan energi dan sumur migas, Pegadaian memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui kampanye bertajuk Aman No Cemas dengan Emas.
Executive Marketing Manager Pegadaian Area Samarinda, Erlin Oktavia Siburian, menjelaskan bahwa emas memiliki tren harga yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun, sehingga cocok dijadikan aset lindung nilai (safe haven) di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
“Investasi emas adalah solusi aman untuk jangka panjang. Dengan emas, masyarakat bisa berinvestasi tanpa rasa cemas karena nilainya relatif stabil dan cenderung naik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pegadaian memperkenalkan dua layanan unggulan, yakni Cicil Emas dan Tabungan Emas. Cicil Emas merupakan fasilitas pembiayaan kepemilikan emas batangan dengan sistem angsuran tetap hingga lunas, baik untuk perorangan maupun kelompok seperti arisan.
Sementara Tabungan Emas memungkinkan masyarakat menabung emas secara fleksibel, di mana setiap rupiah yang disetor dikonversi menjadi gram emas.
Seluruh emas yang ditransaksikan berkadar 24 karat, bersertifikat SNI dan LBMA, serta dapat dicetak dalam bentuk fisik, digadaikan, dijual kembali, maupun ditransfer antar rekening Tabungan Emas.
Kemudahan akses menjadi nilai tambah. Masyarakat dapat mulai berinvestasi dari 0,01 gram atau sekitar Rp30 ribu, dengan pilihan angsuran ringan mulai Rp30 ribuan per bulan. Top up Tabungan Emas pun dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah.
Sebagai bagian dari transformasi digital, Pegadaian juga menghadirkan aplikasi Tring! untuk memudahkan akses layanan secara daring, mulai dari registrasi hingga pembukaan rekening Tabungan Emas.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menilai forum Temu Bisnis Sumur Migas dalam rangka HPN 2026 menjadi wadah strategis untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Kami melihat forum ini sebagai momentum tepat untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Emas merupakan instrumen investasi yang stabil, mudah diakses, dan cocok bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil, koperasi, dan BUMDes,” katanya.
Ketua Panitia Temu Bisnis Sumur Migas, Charles Siahaan, sebelumnya menegaskan bahwa pemilihan momentum HPN bukan tanpa alasan.
Menurutnya, insan pers daerah menginginkan peringatan HPN memberi dampak nyata, tidak hanya terpusat di ibu kota.
“Setiap tahun wartawan lokal ingin ada perayaan hari pers di daerah, bukan hanya di pusat. Dan acaranya harus memberi manfaat. Saya kira temu bisnis sumur migas ini sangat tepat dan bermanfaat,” ujarnya.
Melalui literasi emas tersebut, Pegadaian berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi jangka panjang semakin meningkat serta turut mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi daerah.














