Kalimantan Timur

HUT ke-69 Kaltim, Gubernur Tegaskan Pendidikan Jadi Investasi Terbesar Menuju Generasi Emas

×

HUT ke-69 Kaltim, Gubernur Tegaskan Pendidikan Jadi Investasi Terbesar Menuju Generasi Emas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda, Jumat (9/1).

Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya menjadikan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan daerah dalam mewujudkan visi Kaltim Sukses dan menyiapkan tujuh generasi emas di usia provinsi yang ke-69 tahun.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda, Jumat (9/1).

“Visi besar kita adalah mencetak sumber daya manusia unggul. Karena itu, pendidikan menjadi investasi terbesar yang terus kita dorong melalui program Gratispol,” ujar Rudy.

Menurutnya, tema peringatan HUT Kaltim tahun ini secara jelas menggambarkan arah pembangunan yang berorientasi pada manusia sebagai pusat kemajuan daerah, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Rudy menjelaskan, visi Kaltim Sukses mencakup tiga aspek utama, yakni perekonomian yang maju, kualitas sumber daya manusia yang unggul, serta pembangunan lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Komitmen tersebut diterjemahkan melalui berbagai misi strategis, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan yang dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat Benua Etam.

“Selama satu tahun terakhir, program pendidikan gratis secara total atau Gratispol menjadi langkah konkret pemerintah untuk menyiapkan generasi penerus yang kompetitif dan berdaya saing,” jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan manusia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

Peningkatan akses jalan di jalur Kutai Timur–Berau serta penghubung Sotek di Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Bongan di Kabupaten Kutai Barat menjadi prioritas untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Konektivitas yang baik akan memperkuat ekonomi lokal. Ketika akses terbuka dan kualitas manusia meningkat, pertumbuhan daerah akan bergerak lebih cepat,” kata Rudy.

Ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks dan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan persatuan dan semangat gotong royong, kita optimistis Kalimantan Timur mampu melangkah lebih jauh dalam mewujudkan generasi emas,” tegasnya. (h/bn)

Example 300250