beritanusantara.co,Nasional— Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) meneken perjanjian kerja sama (PKS) dengan tiga investor senilai Rp1,275 triliun. Kesepakatan itu mencakup pembangunan hunian hingga fasilitas penunjang kawasan di IKN.
Penandatanganan dilakukan di kantor Otorita IKN, Senin (16/3/2026). Tiga perusahaan yang terlibat yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan investasi tersebut akan memperkuat ekosistem perkotaan di IKN yang terus dikembangkan hingga beberapa tahun ke depan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan para investor. Ke depan, kebutuhan sektor seperti perhotelan, logistik, hingga restoran masih sangat terbuka,” ujar Basuki.
Menurutnya, geliat pembangunan di IKN akan semakin meningkat seiring beroperasinya sejumlah fasilitas pendidikan dan dimulainya pembangunan kawasan legislatif serta yudikatif.
“Ini akan membentuk ekosistem perkotaan yang terus berkembang sampai 2028,” katanya.
Basuki juga memastikan pemerintah memberikan kemudahan bagi investor, terutama dalam proses perizinan. Ia menyebut percepatan layanan perizinan menjadi salah satu fokus untuk menarik lebih banyak investasi.
“Tidak perlu khawatir soal perizinan. Kami akan dukung dan percepat prosesnya. Ini momentum yang tepat untuk masuk ke IKN,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, PT Starbright International Investment akan mengembangkan apartemen, kawasan ritel, restoran, dan perkantoran. Proyek itu ditargetkan mulai dibangun pada kuartal II 2027.
Sementara PT Hauptstadt Indonesia Borneo berencana membangun kafe dengan konsep pesawat terbang yang dilengkapi fasilitas olahraga mini. Proyek ini dijadwalkan mulai konstruksi pada kuartal III 2026.
Adapun PT Oceans Resto Nusantara akan mengembangkan restoran seafood di kawasan IKN, dengan tahap perencanaan dimulai pada kuartal II 2026.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimismenya terhadap prospek investasi di IKN. Ia bahkan menyebut akan mendorong lebih banyak investor untuk masuk.
“Kami akan aktif mempromosikan peluang investasi di IKN. Kami optimistis kawasan ini akan berkembang pesat,” ujarnya.
Selain penandatanganan PKS, Otorita IKN juga melakukan adendum kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi.














