Nasional

Jaksa Agung: Banjir Besar di Sumatra Dipicu Alih Fungsi Lahan Masif

×

Jaksa Agung: Banjir Besar di Sumatra Dipicu Alih Fungsi Lahan Masif

Sebarkan artikel ini
Jaksa Agung ST Burhanuddin

Beritanusantara.co, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa bencana banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bukan semata fenomena alam, melainkan kuat dipengaruhi oleh alih fungsi lahan secara masif di kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS).

“Berdasarkan hasil klarifikasi Satgas PKH dan analisis Pusat Riset Interdisipliner ITB, terdapat korelasi kuat bahwa banjir besar ini bukan hanya fenomena alam biasa,” kata Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, hilangnya tutupan vegetasi menyebabkan daya serap tanah menurun drastis, sehingga aliran permukaan meningkat tajam saat hujan ekstrem dan memicu banjir bandang.

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah mengklarifikasi 27 perusahaan yang terindikasi berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di tiga provinsi tersebut.

“Investigasi akan terus dilanjutkan terhadap seluruh subjek hukum yang terlibat,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang berhasil menyelamatkan Rp6,6 triliun, terdiri atas denda administratif kehutanan Rp2,3 triliun dan penyelamatan keuangan negara Rp4,2 triliun dari perkara korupsi.

“Uang ini bisa digunakan untuk renovasi enam ribu sekolah dan pembangunan rumah bagi korban banjir,” kata Prabowo.

Selain itu, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali 4,08 juta hektare kawasan hutan, sebagian di antaranya akan diserahkan untuk pemulihan dan pengelolaan oleh kementerian terkait. (h/bn)

Example 300250