DaerahKalimantan Timur

Kasus Malaria di Kaltim Turun 56 Persen, Target Eliminasi 2027 Kian Dekat

×

Kasus Malaria di Kaltim Turun 56 Persen, Target Eliminasi 2027 Kian Dekat

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.

Beritanusantara.co, Samarinda – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur melaporkan penurunan signifikan kasus malaria dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2024, kasus turun hingga 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya, memperkuat optimisme daerah ini mencapai eliminasi malaria pada 2027.

“Data terbaru memperlihatkan tren penurunan yang bagus, mendekatkan Kaltim pada target eliminasi malaria di tahun 2027,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, di Samarinda, Rabu (16/7).

Berdasarkan Sistem Informasi Surveilans Malaria (SISMAL), pada 2023 tercatat 2.498 kasus, lalu menurun menjadi 1.096 kasus pada 2024. Proyeksi 2025 diperkirakan turun lagi menjadi 536 kasus, atau berkurang 51 persen dari tahun ini.

Peta endemisitas pun membaik. Jika sebelumnya tiga wilayah yakni Paser, Berau, dan Kutai Timur tergolong endemis tinggi, maka tahun ini mereka berstatus endemis rendah. Sementara Penajam Paser Utara juga turun menjadi endemis sedang.

“Target kita di 2025, semua wilayah kabupaten sudah bergeser menjadi endemis rendah,” ujar Jaya.

Khusus bagi masyarakat yang bekerja di hutan, Dinkes menyediakan paket hutan berisi obat pencegahan, kelambu, serta losion antinyamuk. Edukasi terus dilakukan agar masyarakat lebih mengutamakan pencegahan.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kami terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya langkah-langkah pencegahan ini. Upaya ini bagian dari strategi memastikan masyarakat tetap bisa bekerja dengan tenang tanpa risiko tertular malaria,” pungkasnya. (h/bn)

Example 300250