Nasional

KPK Dalami Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB, Minta Data Perbankan Saksi

×

KPK Dalami Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB, Minta Data Perbankan Saksi

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Beritanusantara.co, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb).

Dalam pemeriksaan terbaru, penyidik KPK meminta data perbankan saat memeriksa saksi Roni Hidayat Ardiansyah, Manajer Keuangan Internal bank bjb periode 2011 hingga sekarang.

“Dalam pemeriksaan ini, penyidik meminta data perbankan kepada saksi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (17/12).

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait aliran dana non-bujeter yang dikelola Divisi Corporate Secretary bank bjb, serta kepemilikan aset yang tercantum maupun tidak tercantum dalam LHKPN.

“Penyidik mengonfirmasi apakah masih ada aset lain yang belum dilaporkan dan menelusuri kesesuaian penghasilan resmi dengan aset yang dimiliki,” kata Budi.

Ridwan Kamil sendiri membantah mengetahui pengadaan iklan tersebut dan menegaskan tidak pernah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.

“Dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi BUMD dilakukan oleh teknis mereka sendiri. Saya tidak tahu, apalagi terlibat,” ujar RK usai pemeriksaan.

KPK menyatakan RK diperiksa sebagai saksi guna melengkapi berkas perkara lima tersangka yang telah ditetapkan, namun belum ditahan.

Kelima tersangka tersebut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tipikor. Berdasarkan temuan penyidik, pengadaan iklan tersebut diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp222 miliar. (h/bn)

Example 300250