Kutai Kartanegara

Lindungi Waduk Samboja, Masyarakat Diajak Bersatu Lawan Penambangan Ilegal

×

Lindungi Waduk Samboja, Masyarakat Diajak Bersatu Lawan Penambangan Ilegal

Sebarkan artikel ini
Camat Samboja, Damsik.

27/10/2023
TENGGARONG, Berita Nusantara.co – Waduk Samboja, sebuah karya arsitektur alam yang menjadi nadi kehidupan bagi petani di Kecamatan Samboja, kini menghadapi ancaman serius dari penambangan ilegal.

Kamis (26/10/2023) lalu, Camat Samboja, Damsik, berseru kepada seluruh masyarakat saatnya bersatu melawan para penambang liar yang mengancam keberlangsungan waduk ini.

Waduk Samboja, yang melintasi tiga kelurahan/desa di Wonotirto, Tanjung Harapan, dan Desa Karya Jaya, bukan hanya sekadar sumber pengairan sawah.

Saat hujan deras mengguyur, waduk ini menjadi penyelamat bagi daerah sekitarnya dengan menyerap air berlebih. Namun, baru-baru ini, wilayah banjir terutama di Wonotirto dan Sungai Seluang, semakin sering disebabkan oleh aktivitas penambangan batu bara ilegal.

Damsik menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam melindungi waduk ini.

Ia menginstruksikan Kepala Desa dan Lurah untuk segera melapor jika ada tanda-tanda penambangan ilegal di sekitar Waduk Samboja. Lebih dari itu, ia mendesak masyarakat untuk aktif melawan para penambang liar tersebut.

“Saya selalu mengimbau kepada masyarakat sekitar waduk. Agar bersama-sama menolak penambang liar,” tegasnya.

Semangat perlawanan masyarakat Samboja terhadap penambangan ilegal menjadi kunci dalam melindungi Waduk Samboja, menjaga ketenangan sawah petani, dan menjaga keberlanjutan alam di sekitarnya.

“Bersama-sama, kami membuktikan bahwa kebersamaan dan kesadaran lingkungan adalah senjata ampuh melawan ancaman terhadap lingkungan hidup kita,” tandasnya.(Nfl/Adv/DiskominfoKukar)

Example 300250