Kalimantan Timur

Pembangunan Fender Jembatan Mahakam I Dimulai, Biaya Rp27 Miliar Ditanggung Perusahaan Penabrak

×

Pembangunan Fender Jembatan Mahakam I Dimulai, Biaya Rp27 Miliar Ditanggung Perusahaan Penabrak

Sebarkan artikel ini
Jembatan Mahakam I

Beritanusantara.co, Samarinda – Pembangunan fisik pelindung pilar atau fender Jembatan Mahakam I di Samarinda akhirnya dimulai setelah tertunda hampir setahun sejak insiden tabrakan kapal. Proyek tersebut dibiayai sebesar Rp27 miliar oleh PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kecelakaan yang terjadi pada Februari 2025 lalu.

Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Samarinda, Muhammad Ridha Rengreng, mengatakan pengerjaan fisik di lapangan telah diawali dengan pemancangan tiang pertama dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Pekerjaan sudah dimulai dengan pemancangan tiang awal dan diperkirakan selesai dalam tiga bulan ke depan,” kata Ridha di Samarinda, Sabtu (31/1).

Ridha menjelaskan, pembangunan fender ini bertujuan untuk menjamin keselamatan masyarakat yang melintas di atas Jembatan Mahakam I serta mengamankan struktur jembatan dari potensi benturan kapal di masa mendatang. Material yang digunakan memiliki spesifikasi tinggi dan dirancang untuk meredam benturan keras.

Selama masa tunggu pembangunan, KSOP bersama jajaran Polairud melakukan pengawalan ketat terhadap kapal-kapal yang melintas di bawah jembatan dengan mengerahkan kapal tunda.

“Langkah preventif ini dilakukan agar tidak terjadi insiden susulan saat pilar jembatan masih dalam kondisi rentan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Pelaksana Teknik Satuan Kerja BBPJN Kalimantan Timur, Sri Widodo, menyebutkan lamanya proses realisasi proyek disebabkan oleh tahapan perencanaan yang kompleks dan memerlukan koordinasi lintas instansi.

“Mulai dari perencanaan teknis, koordinasi antarinstansi, hingga pengaturan kontrak dan klaim asuransi membutuhkan waktu yang tidak singkat,” kata Widodo.

Ia menegaskan seluruh biaya pembangunan dolphin dan fender sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan penabrak melalui mekanisme klaim asuransi. Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat selesai pada April 2026, sehingga Jembatan Mahakam I kembali berfungsi aman secara optimal. (h/bn)

Example 300250