27/10/2023
TENGGARONG, Berita Nusantara.co – Bank sampah merupakan salah satu inisiatif masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga yang semakin banyak. Dengan bank sampah, masyarakat bisa menukarkan sampah-sampah yang masih layak didaur ulang dengan uang atau barang lainnya. Selain itu, bank sampah juga bisa membantu menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.
Untuk mendukung kelancaran bank sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan administrasi bank sampah di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, pada hari Rabu (25/10/2023). Sosialisasi ini diikuti oleh 26 orang yang merupakan pengurus bank sampah di Tenggarong. Acara ini dibuka oleh Sekretaris DLHK Kukar Taufiq.
Dalam acara ini, para pengurus bank sampah mendapatkan informasi dari dua pembicara, yaitu Rahma Dewi dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan (P3EK) dan Abdurahman dari Kota Hijau Balikpapan. Mereka memberikan informasi tentang cara-cara mengelola administrasi bank sampah secara tepat dan baik, seperti membuat catatan transaksi, membuat laporan berkala, dan memasarkan produk-produk hasil daur ulang sampah.
Taufiq menyatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan lebih kepada para pengurus bank sampah, agar mereka bisa lebih produktif dan berkualitas dalam mengelola usaha mereka. Ia juga menyampaikan bahwa DLHK Kukar sangat mendukung program bank sampah, baik dalam hal pemberian fasilitas maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berkeinginan dengan adanya sosialisasi ini, para pengurus bank sampah bisa lebih optimal dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi barang yang berguna. Ini sejalan dengan visi misi program Kukar Idaman, yaitu mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dengan mengelola sumber daya alam yang berwawasan lingkungan,” ucapnya.
Selain itu, Taufiq juga berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar untuk mensosialisasikan program bank sampah di sekolah-sekolah.
“Kami berkeinginan, dengan demikian, anak-anak sekolah bisa lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak muda,” pungkasnya.(Nfl/Adv/DiskominfoKukar)














