DaerahKalimantan Timur

Perpustakaan Kaltim Sediakan Layanan Ramah Anak Selama Libur Sekolah

×

Perpustakaan Kaltim Sediakan Layanan Ramah Anak Selama Libur Sekolah

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati.

Beritanusantara.co, Samarinda – Menyambut musim libur sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur di Jalan Juanda, Samarinda, menyediakan layanan ramah anak untuk menjadi alternatif destinasi edukatif bagi keluarga.

Plt. Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan layanan terbaik meskipun menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas.

“Dengan suasana sejuk, koleksi buku beragam, serta pelayanan yang ramah, perpustakaan ini siap menjadi destinasi pilihan keluarga,” kata Anita, Selasa (1/7).

Anita menjelaskan bahwa kondisi gedung perpustakaan cukup memprihatinkan karena sudah lama dan rawan banjir. Salah satu dampaknya adalah rak buku di lantai satu, khususnya di area layanan anak, tidak diisi di bagian bawah.

“Kondisi gedung ini cukup lama, sering kebanjiran kalau hujan. Makanya rak buku di lantai satu, terutama di area layanan anak, tidak kami isi di bagian bawahnya. Khawatir kalau air masuk dan buku-buku rusak,” jelasnya.

Meski begitu, berbagai perbaikan terus dilakukan. Tiang-tiang dan kursi di area anak diperbaiki, dan ruang laktasi yang semula hanya dibatasi gorden kini dibuat permanen demi kenyamanan dan privasi ibu menyusui.

“Meskipun jarang ada ibu menyusui yang datang, kami siapkan ruang laktasi untuk kenyamanan pengunjung, terutama saat ada rombongan yang membawa anak-anak,” tambahnya.

DPK Kaltim juga berkolaborasi dengan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) untuk menyelenggarakan kegiatan mendongeng dan wisata literasi bagi anak-anak PAUD, TK, dan SD.

“Anak-anak usia TK/PAUD sangat senang kalau ada sesi mendongeng. Mereka juga diajak berkeliling melihat koleksi buku dan ruangan-ruangan,” ujar Anita.

Pustakawan DPK Kaltim, Mardevi Sofia Debora, menambahkan bahwa wisata literasi bertujuan mengenalkan anak pada budaya membaca sejak dini. Kegiatan ini disesuaikan dengan usia anak.

“Khusus anak usia di bawah enam tahun, wisata literasi difokuskan di Lantai 1. Untuk anak usia 9–12 tahun, mereka diajak mengenal hingga Lantai 3,” jelas Mardevi.

Di ruang baca anak, tersedia ribuan buku anak, buku digital, area bermain, perosotan, hingga ruang menonton.

“Ruang baca anak ini didesain menarik agar anak-anak betah berlama-lama di perpustakaan,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Noor Aida, mengaku puas dengan pelayanan perpustakaan.

“Tempatnya nyaman, anak-anak betah karena koleksi bukunya menarik dan ada area bermain. Petugas juga melayani dengan ramah dan sigap,” tuturnya.

Example 300250