DaerahKalimantan Timur

PKB Resmi Berseberangan Rudy–Seno di 2029 Siapkan Kader Rebut KT 1

×

PKB Resmi Berseberangan Rudy–Seno di 2029 Siapkan Kader Rebut KT 1

Sebarkan artikel ini
Ket foto: Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin saat Buka Puasa Bersama Jurnalis

Qberitanusantara.co, Samarinda– Dukungan politik Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur kepada pasangan Rudy Mas’ud–Seno Aji dipastikan tidak akan berlanjut pada Pemilihan Gubernur 2029.

Partai yang ikut mengusung pada Pilkada 2024 itu kini mengambil sikap berbeda: bersiap menjadi pengkritik dan menyiapkan kader sendiri untuk merebut kursi KT 1.

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan partainya tak lagi berada dalam barisan pendukung otomatis pemerintah provinsi. PKB, kata dia, akan memposisikan diri sebagai pengawal kebijakan.

“Memang pada Pilkada kemarin kami pengusung. Tapi ke depan, sikap kami jelas. Kami siap mengkritik dan menolak kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat,” ujarnya saat silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers di Pendopo Sekretariat PKB Kaltim, Jalan Bhayangkara, Senin (2/3/2026).

Ia menegaskan, dukungan hanya diberikan pada program yang berdampak langsung bagi rakyat. Jika sebaliknya, PKB tidak akan ragu mengambil langkah politik yang lebih keras.

“Kami akan kritik habis jika kebijakannya melenceng dan tidak pro rakyat,” tegasnya.

Syafruddin juga memastikan, alasan utama tak lagi mendukung Rudy maupun Seno pada 2029 adalah kesiapan internal partai. PKB, kata dia, sudah mengantongi nama kader yang dinilai layak bertarung di level provinsi.

“Orangnya sudah ada. Berpengalaman di eksekutif dan sedang menuju dua periode. Jadi mutlak, Pilgub mendatang kami tidak mendukung Rudy ataupun Seno,” ujarnya tanpa membuka identitas figur yang dimaksud.

Selain faktor strategi internal, Syafruddin mengakui di lapangan terdapat sejumlah catatan masyarakat terhadap program Gratispol yang menjadi salah satu ikon pemerintahan saat ini. Ia menyebut ruang komunikasi politik antara partai dan pemerintah juga tidak berjalan optimal.

“Kami hanya mengantarkan menjadi gubernur. Setelah itu, ruang diskusi tidak ada,” katanya.

Langkah politik PKB tak berhenti di tingkat provinsi. Mesin partai mulai dipanaskan untuk menghadapi Pilkada kabupaten dan kota. Target besar pun dipasang untuk Pemilu 2029.

Dari enam kursi DPRD Kaltim yang dimiliki saat ini, PKB membidik 11 kursi agar bisa mengusung calon gubernur secara mandiri tanpa bergantung pada koalisi.

“Target 2029 harus naik signifikan. Kami ingin cukup kursi agar bisa mengusung sendiri pada Pilgub berikutnya,” tandas Syafruddin.

Example 300250