Kalimantan Timur

Polisi Sulap Ruang Tunggu Pelabuhan Samarinda Jadi Arena Belajar Anak Buruh Dermaga

×

Polisi Sulap Ruang Tunggu Pelabuhan Samarinda Jadi Arena Belajar Anak Buruh Dermaga

Sebarkan artikel ini
Polisi Sulap Ruang Tunggu Pelabuhan Samarinda Jadi Arena Belajar Anak-Anak.

Beritanusantara.co, Samarinda — Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Kalimantan Timur, memanfaatkan bekas ruang tunggu penumpang di kawasan dermaga menjadi arena belajar dan taman edukasi bagi anak-anak keluarga buruh bongkar muat dan pedagang pelabuhan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Komisaris Polisi Yusuf, mengatakan program tersebut bertujuan memberikan ruang aman dan positif bagi anak-anak yang sehari-hari berada di lingkungan pelabuhan yang padat aktivitas logistik.

“Melalui kegiatan bermain dan belajar, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak,” ujar Yusuf di Samarinda, Rabu (29/1).

Ia menjelaskan, kawasan pelabuhan bukanlah lingkungan ideal bagi anak-anak karena tingginya mobilitas barang dan pekerja. Oleh sebab itu, kepolisian berinisiatif mengubah fungsi ruang tunggu yang tidak lagi digunakan menjadi tempat edukasi yang ramah anak.

Menurut Yusuf, kehadiran arena belajar tersebut juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga pekerja pelabuhan.

“Kami ingin melepas citra kaku kepolisian dengan berbaur langsung bersama anak-anak melalui permainan edukatif serta penanaman nilai disiplin dengan cara yang menyenangkan,” katanya.

Kegiatan belajar dimulai sejak pagi hari dan melibatkan petugas polisi masyarakat (polmas) yang memberikan pendampingan langsung. Anak-anak tidak hanya diajarkan materi dasar, tetapi juga nilai-nilai sosial seperti saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat pesisir.

Yusuf menambahkan, pendekatan emosional ini diharapkan mampu menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan sekitar serta membangun mental dan karakter yang kuat sejak usia dini.

“Kami berharap kehadiran polisi tidak lagi dianggap menakutkan, melainkan sebagai sahabat dan pelindung bagi anak-anak di kawasan pesisir,” ucapnya.

Program arena belajar ini menjadi bagian dari strategi Polresta Samarinda dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui pendekatan humanis.

“Pembinaan karakter bisa dimulai dari sudut pelabuhan yang paling sederhana sekalipun,” tutur Yusuf. (h/bn)

Example 300250