Kutai Kartanegara

Samboja Barat Siap Gelar Nusantara AGRIFest 2023, Ini Rangkaian Kegiatannya

×

Samboja Barat Siap Gelar Nusantara AGRIFest 2023, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Edi Damansyah (Kiri) dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan SDA, Myrna Safitri (Kanan).

31/10/2023
TENGGARONG, Berita Nusantara.co – Sebagai salah satu wilayah di Kutai Kartanegara yang memiliki potensi di sektor perikanan dan pertanian, Samboja Barat siap menjadi tuan rumah Nusantara AGRIFest 2023. Festival ini merupakan kegiatan tahunan pertama yang diselenggarakan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Nusantara AGRIFest 2023 akan digelar pada November 2023 di Desa Margo Mulyo, Samboja Barat. Festival ini merupakan forum belajar dan promosi pertanian berkelanjutan yang sejalan dengan pengendalian hutan.

“Kami ingin mendiskusikan bagaimana pertanian yang ada di IKN dan di Kukar bisa terkoneksi, dan membangun ekosistem untuk mengembangkan pertanian,” ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Safitri, Minggu (29/10/2023).

Myrna Safitri mengungkapkan bahwa lokasi festival ini dipilih setelah melakukan pertemuan dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah di Jakarta. Ia mengapresiasi keterlibatan petani di Samboja Barat dalam festival ini.

“Samboja Barat memiliki beberapa keunggulan, diantaranya kelompok pemuda yang tergabung di petani milenial dan KTNA yang terdiri dari petani dan nelayan,” kata Myrna Safitri.

Bupati Kukar, Edi Damansyah juga menyambut baik festival ini dan mengatakan bahwa Kukar merupakan lumbung pangan di Kalimantan Timur. Ia berharap bahwa festival ini bisa menjadi ajang kerjasama dan sinergi antara petani di IKN dan Kukar.

“Kami juga berpotensi menjadi penyuplai terbesar bahan pangan di wilayah ibu kota negara baru,” terang Edi.

Nusantara AGRIFest 2023 akan berisikan rangkaian kegiatan temu petani, forum bisnis, pameran, pasar seni dan pasar murah pangan serta berbagai bentuk kesenian.

“Festival ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan kreativitas petani,” harap Edi.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin mengatakan bahwa daerahnya terus berinovasi dan berbenah untuk menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim. Ia mencontohkan potensi timun di PPU yang bisa menghasilkan pendapatan Rp 100 juta per bulan.

“Kami juga memiliki Kampung Lengkeng dan hidroponik estate yang bisa memenuhi kebutuhan pangan di Balikpapan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa BRIDA Kukar telah melakukan penelitian analisis sosial ekonomi masyarakat di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Samboja Barat.

“Kami berkoordinasi dengan Direktur Ketahanan Pangan OIKN untuk mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan kualitas SDM di daerah kami. Kami siap menjadi pilar ketahanan pangan di IKN,” pungkasnya.(Nfl/ADV/DiskominfoKukar)

Example 300250