Kalimantan TimurSamarinda

Sekda Kaltim: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Dibeli untuk Dukung Akses Medan Berat Gubernur

×

Sekda Kaltim: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Dibeli untuk Dukung Akses Medan Berat Gubernur

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat diwawancarai awak media

Beritanusantara.co, Samarinda– Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menegaskan pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar diperuntukkan mendukung mobilitas Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam menjangkau wilayah dengan medan berat di berbagai daerah.

Menurut Sri Wahyuni, kepala daerah kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur dan akses jalan, termasuk di kawasan yang sulit ditembus kendaraan biasa.

“Gubernur ingin benar-benar sampai ke titik tujuan ketika melakukan peninjauan. Ada beberapa lokasi dengan medan berat yang memang membutuhkan kendaraan yang memadai,” ujarnya.

Ia menyebut pengalaman kunjungan ke sejumlah wilayah dengan akses terbatas menjadi pertimbangan dalam pengadaan tersebut. Dalam beberapa kesempatan, rombongan gubernur disebut sempat terkendala kondisi jalan yang belum optimal.

“Karakter wilayah Kaltim cukup menantang. Karena itu kendaraan operasional kepala daerah harus mampu menembus berbagai kondisi medan,” katanya.

Sri Wahyuni menambahkan, kehadiran gubernur secara langsung di lapangan penting dalam pengambilan keputusan, terutama terkait pembangunan jalan dan pembukaan akses baru.

Menurutnya, konektivitas antarwilayah memiliki dampak strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk mendukung kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Terkait spesifikasi, kendaraan tersebut berjenis SUV hybrid dengan kapasitas mesin 2.996 cc, tenaga 434 horsepower, motor listrik 140 horsepower, baterai 38,2 kWh, serta torsi mencapai 620 Nm.

Selain dirancang untuk kebutuhan lapangan, kendaraan itu juga dinilai representatif untuk kegiatan kedinasan formal.

Sri Wahyuni memastikan mobil tersebut telah digunakan untuk operasional gubernur.

“Sudah operasional setahu saya,” ujarnya.

Sebelumnya, informasi pengadaan mobil dinas itu tercantum dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah, dengan nilai anggaran sekitar Rp8,5 miliar melalui APBD tahun lalu.

Example 300250