Uncategorized

Sukses Berdayakan Program Probebaya di Samarinda, 2 RT Kembangkan Sektor Pertanian

×

Sukses Berdayakan Program Probebaya di Samarinda, 2 RT Kembangkan Sektor Pertanian

Sebarkan artikel ini
Program probebaya di Samarinda

1/8/2024

Beritanusantara.co, Samarinda – Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang diusung Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, kembali menunjukkan hasil positif. Dua Rukun Tetangga (RT) di Kota Samarinda, yakni RT 02 Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang dan RT 25 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir, berhasil memanfaatkan dana Probebaya untuk mengembangkan sektor pertanian di lingkungan mereka.

Heni Nurhayati, Ketua Dasawisma RT 02 Kelurahan Gunung Lingai, menjelaskan bahwa melalui program Probebaya, warga di lingkungannya telah mendapatkan pelatihan mengenai budidaya pupuk kompos.

“Sebelum ada Probebaya, warga sudah mencoba bertani secara mandiri, tapi hasilnya belum maksimal. Setelah mengikuti pelatihan, kami sekarang lebih paham cara bertani yang baik. Kami membuat kompos dan menanam hidroponik,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya, sejak ada program pengendalian banjir, lahan-lahan di lingkungannya tak lagi tergenang banjir. Dalam kesempatan itulah, warga setempat menggunakannya sebagai lahan pertanian mereka.

“Dulu walaupun hujan sebentar di sini ini selalu tergenang. Sekarang dua tahun sudah tidak lagi, makanya kami buat jadi area pertanian dan bertanam di sini. Setidaknya kami bisa menghasilkan,” ungkapnya.

Lanjut, Winarto, warga RT 25 Kelurahan Simpang Tiga, mengungkapkan bahwa dana Probebaya di lingkungannya kini mengantarkan warga setempat meraup penghasilan dari hasil pertanian hidroponiknya.

Sebab kini masyarakat telah memiliki sebanyak 30 meja tanam hidroponik yang siap dipanen setiap 42 hari. 

“Dari pertanian hidroponik ini, kami bisa mendapatkan penghasilan hingga 1,5 juta rupiah setiap mejanya,” kata Winarto.

Selain itu, masyarakat RT 25 pun mengalokasikan sebanyak 60 persen untuk kegiatan pembangunan infrastruktur seperti semenisasi gang dan pembuatan gapura.

Program Probebaya yang memberikan alokasi dana sebesar Rp 100 juta untuk setiap RT ini memang dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah di lingkungannya.

Hal ini pun telah disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Mochammad Arif Surochman.

“Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat warga, makanya akan digelar Probebaya Award di bulan Agustus mendatang.

Penghargaan ini diberikan kepada RT-RT yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pelaksanaan Probebaya selama di tahun 2023,” tutupnya.(Han/BN)

Example 300250