14/4/2024
Berita Nusantara.co, TENGGARONG – Di balik tabir hutan hujan tropis Kalimantan Timur, sebuah babak baru sedang ditulis oleh Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tiga desa yang selama ini tersembunyi dari pandangan dunia, Sumber Sari, Loa Duri Ilir, dan Muara Siran, kini siap bertransformasi menjadi pusat perhatian global.
Inisiatif monumental ini diinisiasi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadirahardjo, yang menemukan inspirasi dalam keberhasilan Desa Wisata Pela—sebuah ikon nasional dalam pariwisata berkelanjutan.
“Desa Pela telah menjadi contoh yang kami idolakan, sebuah standar yang kami aspirasikan untuk ditiru,” ujar Slamet.
Dukungan yang kuat datang dari Kemenparekraf RI, yang mengapresiasi perubahan Desa Pela menjadi contoh ekowisata, menandai langkah progresif dalam industri pariwisata Indonesia. Keberhasilan Desa Pela dalam ADWI 2022 telah memicu inovasi yang meluas di seluruh penjuru negeri.
Salah satu proyek ambisius yang tengah berlangsung adalah transformasi Desa Sumber Sari menjadi Kampung Inggris versi Kukar—sebuah langkah maju menuju globalisasi budaya dan bahasa. Namun, perjalanan menuju puncak kesuksesan tidaklah tanpa rintangan; pembangunan infrastruktur pariwisata yang memadai menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.
Dispar Kukar mengajak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat untuk bersinergi, membangun fondasi yang kokoh untuk pariwisata Kukar.
“Kami mengundang kolaborasi yang erat untuk mewujudkan visi pariwisata Kukar,” serunya.
Dengan komitmen yang kuat ini, Kukar berambisi tidak hanya untuk meningkatkan kualitas hidup warganya, tetapi juga untuk menempatkan dirinya di peta dunia sebagai destinasi yang esensial bagi setiap pelancong. (Adv/DiskominfoKukar)














