Kalimantan Timur

Usia Harapan Hidup Warga Kaltim Diprediksi Hingga 79 Tahun, Pemerintah Perkuat Budaya Hidup Sehat

×

Usia Harapan Hidup Warga Kaltim Diprediksi Hingga 79 Tahun, Pemerintah Perkuat Budaya Hidup Sehat

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

Beritanusantara.co, Samarinda – Usia harapan hidup masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, angka usia harapan hidup tercatat mencapai 79 tahun, naik dibandingkan 74 tahun pada 2021.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyatakan capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pemerintah daerah bersama komunitas kesehatan dalam mendorong penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Pemerintah memberikan kontribusi nyata melalui sosialisasi dan kegiatan yang menyehatkan tubuh, seperti senam yang kami gelar secara rutin. Setiap Sabtu dan Minggu di Stadion Sempaja, bersama Ibu Sekjen, kami mengadakan senam gratis untuk masyarakat,” ujar Seno Aji di Samarinda, Senin (15/12).

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari visi pembangunan daerah menuju Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga akses layanan kesehatan yang merata.

“Bukan hanya pendidikan gratis, pemerintah juga memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” katanya.

Selain layanan kuratif, Seno Aji menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif melalui kemitraan dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI). Program seperti senam jantung sehat, kampanye gaya hidup sehat, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dinilai berperan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung.

“Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis. Dengan pemeriksaan dini, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit serius,” ujarnya.

Dalam pelantikan pengurus YJI Cabang Kaltim, Seno Aji juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, peningkatan literasi kesehatan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan.

“Pelantikan ini baru langkah awal. Setelah ini, YJI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur,” tegasnya. (h/bn)

Example 300250