Kalimantan Timur

Pengendara Motor Tewas Terjepit Truk di Poros Samarinda–Bontang, Polisi Soroti Kondisi Jalan Rusak

×

Pengendara Motor Tewas Terjepit Truk di Poros Samarinda–Bontang, Polisi Soroti Kondisi Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kecelakaan Maut

Beritanusantara.co, Samarinda – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di wilayah Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Insiden maut tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 18.00 WITA dan menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Arsandi (28), warga kelahiran Muara Badak. Nyawanya tidak tertolong setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sebuah truk Hino berwarna biru bernomor polisi KT 8166 NN. Tubuh korban ditemukan terjepit di bagian kolong depan kendaraan berat tersebut.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, aparat kepolisian menyebut kecelakaan dipicu oleh kondisi jalan yang rusak. Sepeda motor Honda Vario hitam dengan nomor polisi KT 5773 CBE yang dikendarai korban melaju dari arah Samarinda menuju Bontang dengan kecepatan cukup tinggi.

“Di lokasi kejadian terdapat tikungan ke kiri dengan kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang. Diduga pengendara berusaha menghindari lubang sehingga masuk ke jalur berlawanan,” ujar Danru Regu C Unit Lakalantas Polresta Samarinda, Aipda Dedy Purnawan, Jumat (9/1/2026).

Pada saat bersamaan, lanjut Dedy, dari arah berlawanan melintas truk Hino. Sopir truk sempat mencoba menghindar dengan membanting setir, namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan keras tidak dapat dihindari.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 45 menit. Tim Emergency Medical Team Informasi Taruna Samarinda (ITS) bersama warga sekitar terpaksa menggunakan dongkrak untuk mengangkat bagian depan truk guna mengeluarkan tubuh korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Arsandi langsung dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan sopir truk telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

“Sopir truk masih kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan guna mendalami kronologis kejadian secara menyeluruh,” tegas Ipda Zong.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Samarinda–Bontang sempat mengalami kemacetan panjang dari kedua arah. Polisi memberlakukan sistem buka-tutup jalan selama proses evakuasi berlangsung.

Menutup keterangannya, Aipda Dedy mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Ketika kecelakaan terjadi, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga keluarga dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (h/bn)

Example 300250