DaerahKalimantan Timur

1.202 Personel Dikerahkan, Polisi Kunci 10 Titik Rawan Mudik di Samarinda

×

1.202 Personel Dikerahkan, Polisi Kunci 10 Titik Rawan Mudik di Samarinda

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Ketupat Mahakam 2026 di Mapolresta Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (12/3/2026).

beritanusantara.co, Samarinda— Aparat keamanan menyiapkan pengamanan besar-besaran menjelang arus mudik Lebaran di Kota Samarinda. Sebanyak 1.202 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, ribuan personel tersebut disebar untuk mengawal mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri.

Personel yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polresta Samarinda, Kodim 0901/Samarinda, Denpom, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, serta sejumlah instansi pemerintah daerah.

“Pengamanan dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik dan merayakan Lebaran dengan aman,” ujarnya.

Selama operasi berlangsung, aparat akan memusatkan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan kepadatan aktivitas. Total terdapat 10 pos yang disiapkan, terdiri atas satu pos pelayanan terpadu, tiga pos pelayanan, empat pos pengamanan, serta dua pos pemantauan di terminal.

Pos pelayanan terpadu ditempatkan di kawasan Taman Samarendah yang beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi pengamanan.

Sementara itu, tiga pos pelayanan disiagakan di Bandara APT Pranoto, Pelabuhan Nusantara, serta Exit Tol Palaran. Ketiga lokasi tersebut menjadi jalur utama mobilitas pemudik yang keluar masuk Kota Samarinda.

Selain jalur transportasi, kepolisian juga menempatkan pos pengamanan di sejumlah pusat aktivitas masyarakat seperti Big Mall, Samarinda Square, Pasar Pagi, dan Samarinda Central Plaza untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung menjelang Lebaran.

Pemantauan pergerakan penumpang jalur darat juga dilakukan di Terminal Bus Sungai Kunjang dan Terminal Samarinda Seberang.
Setelah Operasi Ketupat berakhir pada 25 Maret, kepolisian akan melanjutkan kegiatan rutin yang ditingkatkan hingga 29 Maret untuk mengantisipasi arus balik Lebaran.

Di sisi lain, Polresta Samarinda juga membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan meninggalkan kota selama mudik.

“Layanan tersebut tersedia di Mapolresta Samarinda maupun di sejumlah kantor polsek,” terangnya.

Hendri turut mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

“Pastikan pintu dan jendela terkunci, kompor dimatikan, serta peralatan listrik yang tidak digunakan dicabut agar terhindar dari risiko kebakaran,” demikian Hendri.

Selama masa mudik, patroli kepolisian juga akan ditingkatkan di kawasan permukiman untuk mencegah potensi tindak kriminal terhadap rumah yang ditinggalkan pemiliknya.

Example 300250