DaerahKalimantan Timur

Pemprov Kaltim Gratiskan UKT Mulai 2026, Mahasiswa Tak Lagi Bayar Kuliah Hingga Lulus

×

Pemprov Kaltim Gratiskan UKT Mulai 2026, Mahasiswa Tak Lagi Bayar Kuliah Hingga Lulus

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan tinggi gratis bagi seluruh mahasiswa daerah itu mulai Januari 2026. Melalui program bertajuk Gratispol Pendidikan, seluruh mahasiswa dari semester dua hingga delapan tidak lagi akan dibebani pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Mulai tahun 2026, mahasiswa tidak perlu lagi membayar UKT. Ini bukan hoaks atau janji kampanye, tapi bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,” tegas Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Jumat (4/7).

Seno mengatakan, dalam APBD murni 2025, pemerintah sudah mengalokasikan dana sebesar Rp750 miliar untuk merealisasikan program tersebut. Ia memastikan jumlah tersebut akan ditambah dalam perubahan anggaran tahun berjalan demi menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sejak diluncurkan secara resmi pada 21 April 2025, program Gratispol telah memulai implementasinya secara bertahap. Salah satu bentuk realisasi awalnya adalah pemberian insentif untuk guru, serta penghargaan berupa perjalanan umrah dan wisata religi lintas agama dalam rangkaian program Jospol (Jaminan Operasional Sekolah dan Pendidikan Lainnya).

Program Gratispol Pendidikan tidak hanya menyasar pendidikan tinggi, tetapi juga mencakup jenjang SMA/SMK/MA hingga S3, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Adapun syarat utama penerima adalah memiliki KTP Kalimantan Timur dan berdomisili di provinsi tersebut minimal selama tiga tahun terakhir.

“Kami ingin program ini tidak hanya sekadar bantuan, tapi menjadi pemantik semangat bersama untuk membangun masa depan Kaltim yang lebih baik,” kata Seno.

Ia juga menyebut bahwa program ini selaras dengan visi pembangunan daerah sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) yang ditargetkan mulai berfungsi penuh pada 2028. Dalam konteks itu, pendidikan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Generasi Emas Kaltim yang cerdas dan berdaya saing.
Pemerintah berharap program ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Kami yakin dengan sinergi antara pemerintah, swasta, masyarakat, dan media, kita bisa mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat,” pungkasnya. (h/bn)

Example 300250