Nasional

Dua Kerangka Ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Diduga Korban Pembakaran Massa

×

Dua Kerangka Ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Diduga Korban Pembakaran Massa

Sebarkan artikel ini
Gedung Astra Credit Companies (ACC) di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat

Beritanusantara.co, Samarinda – Polisi menemukan dua kerangka manusia di lantai satu gedung Astra Credit Companies (ACC) di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025). Temuan itu diduga berkaitan dengan insiden kebakaran besar pada 29 Agustus lalu, saat massa mengepung Markas Brimob Kwitang di tengah aksi protes kematian Affan Kurniawan.

Salah satu warga sekitar, Yuda (30), yang berjualan ayam penyet di samping gedung ACC, mengaku menyaksikan langsung momen pembakaran tersebut.

“Hari itu, sekitar jam sebelas siang, teman saya bilang gedung ACC dibakar. Waktu saya datang, api sudah besar sekali. Massa ramai sekali, katanya ada intel di atas gedung, langsung digerebek dan dibakar,” ujarnya, Sabtu (01/11).

Menurut Yuda, massa marah karena mengira ada seseorang berperawakan tegap di gedung ACC yang disangka intel kepolisian. Namun, ia ragu dengan tuduhan tersebut.

“Bukan intel kayaknya, itu debt collector ACC. Biasanya mereka memang tinggi-tinggi, hitam, tegap, sering makan di warung saya juga. Tapi waktu itu massa sudah terlanjur emosi, langsung masuk, ngerusak, dan bakar gedung,” katanya.

Rekannya, Sahrul Gunawan (25), turut membenarkan kejadian itu. Ia bahkan menyebut terpal warungnya dipakai untuk membakar gedung.

“Terpal buat warung saya katanya diambil, dijadiin bahan bakar waktu gedung itu dibakar. Lokasi warung saya pas di sampingnya, massa banyak banget di situ,” tutur Sahrul.

Pasca peristiwa itu, gedung ACC kini ditutup dan dipagar seng setinggi dua meter. Meski begitu, Yuda mengatakan masih ada sekuriti yang berjaga, meski dirinya jarang berinteraksi dengan mereka.

Saat ditanya soal penemuan dua kerangka manusia, ia mengaku baru tahu setelah melihat polisi ramai di lokasi.

“Saya cuma lihat polisi keluar masuk gedung sore sampai malam. Dulu waktu kebakaran juga langsung datang damkar dan ambulans, tapi saya enggak dengar ada korban waktu itu,” ungkapnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro membenarkan bahwa temuan dua kerangka itu pertama kali dilaporkan oleh tim teknis gedung yang hendak melakukan pengecekan konstruksi untuk renovasi.

“Laporan awal kami terima Kamis (30/10) dari tim teknis yang menemukan dua kerangka di lantai satu saat mengecek struktur bangunan. Keduanya sudah kami bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pengambilan sampel DNA,” jelas Susatyo.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Roby Saputra, menambahkan polisi belum dapat memastikan apakah kedua kerangka itu merupakan korban kebakaran 29 Agustus atau dua orang yang dilaporkan hilang saat demonstrasi.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik RS Polri. Belum bisa disimpulkan apakah keduanya terkait dengan kasus hilangnya Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid,” ujarnya. (h/bn)

Example 300250