Berita Nusantara.co, Samarinda – Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik meninjau kondisi arus mudik di beberapa titik menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dalam kunjungan ke bandara yang berada di jalan poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring. PJ Gubernur pastikan seluruh fasilitas layanan yang ada dapat memberikan keamanan dan kenyamanan para pemudik
Dari hasil peninjauan itu, Akmal Malik mengatakan memang terjadi peningkatan permintaan.
Meski ada 12 penerbangan setiap harinya, namun masih ada calon pemudik yang tidak mendapatkan tiket pesawat.
Ia menyebutkan tujuan destinasi yang paling memungkinkan adalah penerbangan Samarinda-Semarang, Samarinda-Jakarta dan Samarinda-Surabaya.
Untuk menunjang penambahan maskapai itu, pihaknya akan segera bersurat ke maskapai Pelita Air, Trans Nusa, dan mendorong BUMD di Pemprov Kaltim yakni MBS untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak.
“Setelah lebaran kita akan segera berkoordinasi agar ada penambahan maskapai kita,” ucapnya.
Terkait peningkatan jumlah pemudik melalui jalur udara, dikatakannya, masih taraf normal yakni 7-12 persen.
“Cuma memang harga tiket sudah mentok di tarif batas atas. Kita bersyukur tidak mempengaruhi inflasi. Karena harga tiket tinggi karena memang demand-nya (permintaan) tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengungkap bahwa penyebab harga tiket penerbangan dari Samarinda lebih mahal adalah keterbatasan jumlah maskapai, namun permintaan cukup tinggi.
“Beda dengan Balikpapan ada 159 penerbangan, sementara Samarinda hanya 15 maskapai. Makanya kami mengupayakan agar ada penambahan maskapai,” ungkapnya.
“Tapi intinya koordinasi semua pihak yang berkepentingan sudah bagus. Kita berdoa agar arus mudik berjalan lancar dan semuanya tiba dengan selamat sampai tujuan,” tutupnya.(Han/BN)














