Advertorial

Soroti Banjir Balikpapan, Sigit Sampaikan Beberapa Penyebabnya

×

Soroti Banjir Balikpapan, Sigit Sampaikan Beberapa Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Beritanusantara.co, Balikpapan – Banjir besar yang melanda sejumlah titik di Kota Balikpapan baru-baru ini memantik keprihatinan berbagai pihak. Kawasan padat seperti Batakan, MT Haryono, hingga Mekarsari tergenang air dalam waktu singkat, memperlihatkan betapa rapuhnya sistem drainase di kota penyangga IKN tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, turut menyaksikan langsung dampaknya. Ia mengisahkan, saat sedang dalam perjalanan dari Samarinda ke Balikpapan, kondisi jalan masih terlihat normal. Namun, tak lama setelah tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan mengikuti rapat, ia menerima kabar bahwa banjir telah meluas dan mengganggu aktivitas warga.

“Kondisi cuaca saat ini cukup ekstrem. Saat terbang pun terasa guncangan hebat, dan gelombang laut juga tinggi. Ini harus menjadi perhatian serius, terutama bagi Pemerintah Kota Balikpapan untuk melakukan antisipasi,” jelasnya.

Sigit menyoroti kurangnya saluran air yang langsung mengarah ke laut, terutama di kawasan Manggar. Selain itu, kawasan MT Haryono hingga Beller juga membutuhkan pelebaran saluran pembuangan air.

“Di daerah Gunung Samarinda, tepatnya dekat terminal, hingga kawasan Mekarsari tempat orang tua saya tinggal, juga terdampak. Di dekat Masjid Al-Islamiyah, ada gorong-gorong yang semakin menyempit. Itu sedang kami usulkan untuk masuk dalam anggaran tahun depan,” sambungnya.

Dirinya menambahkan, saluran air dari kawasan tersebut mengarah ke Puskib, daerah yang rawan banjir sehingga perlunya penanganan khusus.

“Oleh karena itu, perlu dibangun struktur pengendali banjir seperti boks pelat atau bangunan serupa agar aliran air bisa terkelola dengan baik tanpa membahayakan permukiman,” jelasnya.

Sebelum mengakhiri, Legislator Kaltim asal Balikpapan itu berharap Pemerintah Kota (Pemkot) segera bertindak cepat dalam mengatasi permasalahan banjir di beberapa titik rawan. Mengingat cuaca ekstrem belakangan ini sering terjadi sehingga banjir pun bisa datang kapan saja. (Da/Adv/DPRDKaltim)

Example 300250