Berita Nusantara.co, Kutai Kartanegara – Desa Semayang merupakan satu dari delapan desa yang berada di wilayah Kecamatan Kenohan, secara geografis desa ini terletak di pinggir danau yang berbatasan dengan Kota Bangun dan Desa Melintang, desa ini bisa di akses melewati jembatan Martadipura Kota Bangun dengan jarak tempuh +-30 menit dari Kota Bangun, melihat letaknya Desa semayang punya potensi khususnya sektor wisata alam.
Sejak 2021 telah dibangun resort wisata di pinggir danau semayang beserta penunjang lainnya, ini dilakukan atas program Gubernur Kaltim Isran Noor direalisasikan melalui Dinas Pariwisa yang mana Gubernur berkeinginan mengembangkan potensi wisata wilayah hulu Kukar.
“Itu awalnya program gubernur pak Isran Noor wisata 3 Danau yaitu danau semayang, melintang, dan jempang Kutai Barat, jadi segala pembangunan fasilitas fisik seperti resort atau kayak tempat santai itu langsung di anggarkan oleh dispar provinsi”, ujar Maria Ketua Pokdarwis Desa Semayang, dalam wawancara via WhatsApp Selasa (26/03/2024)
Maria menyampaikan yang sudah berjalan diantaranya wisata perahu berkeliling danau, wisata menikmati sunset.
Dari dua yang sudah berjalan tadi, dikenakan tarif sewa untuk sekali masuk dan hitung jumlah orangnya.
“Untuk perorang biasa kita tarif 20 ribu sekali jalan, itu sementara dulu nanti kalau semua sudah ready kita bikin harga paket seperti biaya resort, makan namun karena masih proses ya yang ada saja dulu ”
Alasan pemberlakuan tarif terebut, karena untuk biaya operasional, biaya perawatan dan lainnya, sebab saat ini belum ada anggaran khusus untuk operasional baik baik dari Desa maupun dari Dinas pariwisata, maria pun menyampaikan pengelolaan objek ini juga dipercayakan kepada Pokdarwis.
Sejauh Ini, objek wisata ini telah dikunjungi banyak wisatawan, ada juga dari Balikpapan yang berkunjung untuk Prewedding dan juga sering dipakai untuk rapat pemerintah seperti Musrembang kecamatan dan dinas dinas lainnya.
Kedepan, diharapkan objek wisata ini terus berkembang hingga menjadi salah satu pemasok PAD Kaltim khususnya Kukar.
“tentunya saya sebagai ketua pokdarwis, berharap ini terus dikembangkan sehingga nantinya menjadi sektor yang dapat membantu taraf hidup masyarakat lebih baik sebab nantinya ketika ini siap 100% yang dilbatkan adalah masyarakat”, Tutup Maria.














