12/11/2024
Beritanusantara.co, Samarinda, – Di tengah ramainya kondisi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Fuad Fakhruddin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), tampil dengan semangat yang tak biasa.
Dalam suasana yang penuh harapan, Fuad berbicara dengan penuh keyakinan, mengingatkan kepada generasi muda Kaltim tentang peran penting mereka dalam menentukan arah masa depan daerah ini.
“Dalam memilih pemimpin, kita harus jeli,” ujar Fuad, suaranya penuh ketegasan namun tak kehilangan harapan. “Pilihlah mereka yang dapat mengayomi masyarakat dengan baik, menjadikan kesejahteraan sebagai prioritas utama, terutama dalam hal pendidikan,” lanjutnya.
Bagi Fuad, Pilkada bukan sekadar soal memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan, tetapi lebih dari itu: ini adalah soal memilih visi untuk masa depan Kalimantan Timur.
Namun, pesan yang lebih kuat dari Fuad bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang peran generasi muda dalam proses tersebut. Menurutnya, pemuda bukan sekadar penonton dalam panggung demokrasi, mereka adalah aktor utama yang memiliki kekuatan untuk mengubah jalannya cerita.
“Pemuda adalah harapan bangsa,” kata Fuad, dengan mantap. Kalimat tersebut bukan sekadar slogan kosong, melainkan pengingat bahwa di tangan generasi muda terletak tanggung jawab besar—tanggung jawab untuk membentuk masa depan yang lebih baik, lebih adil, dan lebih makmur.
Bagi Fuad, definisi sukses jauh lebih luas daripada pencapaian pribadi. Sukses sejati, menurutnya, adalah tentang memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Pemuda harus banyak bergerak,” ucapnya, wajahnya menampilkan senyum tulus yang menggambarkan keyakinannya.
Mereka yang sukses adalah mereka yang fokus pada kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” lanjut Fuad, mengajak para pemuda untuk melihat kesuksesan bukan hanya dalam angka atau materi, tetapi dalam kontribusi mereka untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Fuad menilai, Pilkada adalah momen penting untuk memetakan masa depan, dan dalam proses itu, pemuda harus menjadi kekuatan yang tidak terabaikan.
“Pilkada bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang menentukan arah pembangunan yang akan datang,” tambahnya.
Ia menyadari bahwa pemilu bukan sekadar memilih, tetapi juga tentang menentukan kebijakan yang akan membentuk kehidupan sehari-hari, dari pendidikan hingga kesejahteraan sosial.
“Saya harap, para pemuda Kaltim menyadari betapa besar peran mereka dalam hal ini. Dengan suara mereka, mereka menentukan masa depan,” ujar Fuad, menegaskan bahwa generasi muda memiliki kekuatan lebih dari yang sering mereka sadari.
Tak hanya sekadar ajakan, apa yang disampaikan Fuad adalah panggilan untuk bangkit dan bergerak. Generasi muda Kaltim, menurutnya, harus bersatu, aktif dan peduli.
Di tangan merekalah masa depan Kalimantan Timur akan ditentukan. Pendidikan yang berkualitas, pemerataan kesejahteraan, dan kebijakan yang berpihak pada rakyat, semua itu dimulai dari pilihan yang diambil hari ini.
Dengan nada optimis, Fuad menutup pembicaraannya, “Pilkada adalah kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi yang juga mampu mewujudkannya. Mari kita buat Kaltim lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera.” (Pai/Adv/DPRDKaltim














