2/11/2024
Beritanusantara.co, Samarinda – Kota Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kini masih menghadapi masalah klasik yang semakin mendesak, distribusi air bersih yang belum merata. Sudah menjadi keluhan yang kerap terdengar di kalangan warga, masalah ini tidak hanya menjadi perbincangan di jalanan, tetapi juga hangat dibahas di berbagai platform media sosial. Salah satu yang menyuarakan keluhan ini adalah Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur.
Menurut Afif, distribusi air yang tidak merata di Kota Samarinda disinyalir disebabkan oleh kondisi pipa PDAM yang sudah sangat tua. “Pipa-pipa yang sudah usang ini berpotensi menjadi penyebab utama terhambatnya pasokan air bersih ke beberapa wilayah di kota ini,” ujarnya, sembari menekankan perlunya peremajaan pipa sebagai langkah jangka panjang untuk mengatasi masalah tersebut.
Pernyataan ini sejalan dengan keluhan warga yang sudah lama merasakan ketidaknyamanan akibat pasokan air bersih yang tidak stabil. Bahkan, ketimpangan distribusi ini tak jarang mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota.
Masyarakat pun semakin resah, karena meskipun berbagai laporan dan keluhan telah disampaikan, solusi yang jelas dan konkrit masih sulit ditemukan.
Afif sendiri mengungkapkan bahwa ia telah beberapa kali mendatangi kantor PDAM dan berdialog langsung dengan direksi serta petugas lapangan untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan dari masyarakat.
Namun, meskipun keluhan tersebut sudah disampaikan berulang kali, masalah ini masih belum mendapat penanganan yang tuntas.
“Saya telah menyampaikan keluhan ini langsung kepada direksi PDAM dan petugas di lapangan, tetapi solusi yang kami harapkan masih belum terlihat nyata,” kata Afif dengan nada serius.
Namun, meskipun penyebab pasti ketidakmerataan distribusi air masih belum teridentifikasi secara jelas, Afif menegaskan bahwa ini bukan alasan bagi pemerintah untuk berdiam diri.
Ia mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segera menanggapi masalah ini dengan lebih serius dan mengambil langkah-langkah nyata. “Pemerintah Kota Samarinda harus segera turun tangan. Semua warga berhak mendapatkan akses air bersih yang merata, tanpa terkecuali,” ujarnya dengan tegas.
Afif berharap, peremajaan pipa PDAM bisa menjadi salah satu solusi yang efektif untuk mengatasi masalah distribusi air bersih ini. Dengan langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait, ia yakin masalah ini dapat teratasi dan distribusi air bersih akan semakin merata di seluruh penjuru Kota Samarinda.
“Ini bukan hanya soal distribusi air, ini soal kesejahteraan masyarakat. Kita harus memastikan semua warga dapat menikmati air bersih yang layak,” tutupnya, mengingatkan pentingnya tindakan segera demi kenyamanan hidup masyarakat Samarinda. (Pai/Adv/DPRDKaltim)














