Beritanusantara.co, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II/2025 mencapai 5,12%, lebih tinggi dari proyeksi 4,8%, didorong oleh sektor manufaktur yang berkontribusi 18,67% terhadap PDB.
“Secara nominal ada kenaikan, tapi kontribusi sektor manufaktur masih belum kembali ke masa sebelum pandemi. Dibandingkan kuartal II/2019 sebesar 19,52%, saat ini masih tertahan di bawah 19%,” tulis laporan BPS.
Sebaliknya, sektor pertanian menunjukkan pemulihan dengan kontribusi kembali ke angka 13%. Sedangkan sektor pertambangan terus menurun akibat moderasi harga komoditas global.
“Kontribusi tambang ke PDB hanya 8,59%, paling rendah sejak 2022. Setelah sempat melonjak ke 13,06% tahun itu, sektor ini terus menurun hingga kini,” tulis BPS dalam laporan tersebut. (h/bn)














