Nasional

IHSG Hari Ini Melejit Hingga 4,79 Persen

×

IHSG Hari Ini Melejit Hingga 4,79 Persen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi : IHSG Hijau

Beritanusantara.co, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) nanjak pada awal perdagangan hari ini, Kamis (10/4/2025).

Setelah Presiden AS Donald Trump menunda penerapan tarif impor selama 90 hari.  Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka di level 6.270,61 pada hari ini.

IHSG bermanuver dan menguat 262,09 poin atau melejit 4,79% ke level 6.254,024. Pada akhir perdagangan Kamis (10/4/2025).

Sebelumnya, IHSG merosot 15,71% sepanjang tahun berjalan 2025. Di lantai bursa, sebanyak 393 saham menguat, 41 melemah, dan 100 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.631,76 triliun. 

Penguatan IHSG pada hari ini a.l. didorong oleh saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang melonjak 6,16% ke level Rp5.000, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(BBRI) naik 5,23% ke level Rp3.820, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melonjak 5,99% ke level Rp8.400, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

(BBNI) naik 5,45% ke level Rp4.260 per saham.  Selain itu, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 3,45% ke level Rp2.400, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

(GOTO) meroket 14,93% ke level Rp77, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 9,18% ke level Rp4.640, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) terapresiasi 4,55% ke posisi Rp1.725 per saham.

Tim Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyampaikan di tengah eskalasi perang dagang antara AS dengan China, Presiden Donald Trump memutuskan untuk menunda penerapan tarif resiprokal dengan negara-negara lainnya selama 90 hari.

Untuk tarif 10% terhadap impor barang dari seluruh barang-barang impor AS masih tetap diberlakukan. 

Hal itu direspons positif oleh pasar yang tecermin pada indeks S&P 500 yang mengalami kenaikan cukup signifikan hingga 9,5% menjadi 5.456,9. 

Pasar komoditas global juga mengalami kenaikan signifikan, di mana harga minyak jenis Brent menguat 4,2% menjadi US$65,5 per barrel.  

“Meskipun terjadi penguatan yang cukup signifikan di pasar saham AS dan juga pasar komoditas, kami melihat risiko ke depan masih sangat tinggi,” jelasnya.

Pada hari ini, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang support 5.850-5.900 dan resistance 6.100-6.200.  Investor disarankan untuk mencermati saham BBRI, MDKA, WIFI, BREN, ICBP, dan DKFT sebagai trading idea pada hari ini. (H/BN)

Example 300250