Beritanusantara.co, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa pihaknya akan meminta penjelasan lebih mendalam dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait penurunan angka kemiskinan nasional yang dirilis dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025.
Dalam laporan itu, BPS menyebut angka kemiskinan turun menjadi 8,47 persen terendah sejak 1960, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 23,85 juta orang.
Dasco menyambut baik penurunan ini, namun menyatakan perlunya kajian lebih lanjut agar DPR dapat memahami substansi data secara menyeluruh.
“Saya sudah melihat sepintas rilis tersebut, dan memang secara umum ini merupakan kabar baik. Tapi kami tetap akan minta BPS hadir untuk memberikan penjelasan rinci kepada pimpinan DPR dan komisi terkait. Penting bagi kami untuk memahami metodologi dan faktor-faktor yang memengaruhi data tersebut,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (25/7).
Politikus Partai Gerindra ini menegaskan bahwa penurunan kemiskinan sejalan dengan misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang baru berjalan.
“Tujuan pemerintahan saat ini adalah menurunkan tingkat kemiskinan, dan berbagai upaya sedang dilakukan ke arah itu. DPR tentu mendukung penuh program-program tersebut. Kami juga akan mengkaji masukan dari BPS secara komprehensif, agar kebijakan yang diambil nanti bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya. (h/bn)














