Kalimantan Timur

Darlis Pattalongi Soroti Lambatnya Adopsi Teknologi Digital pada Pelayanan Kesehatan

×

Darlis Pattalongi Soroti Lambatnya Adopsi Teknologi Digital pada Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattongi. (Foto: Ist)

2/11/2024

Beritanusantara.co, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Darlis Pattalongi, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lambatnya adopsi teknologi digital di sektor pelayanan kesehatan di Kaltim.

Menurutnya, jika tidak segera berbenah, Kaltim bisa tertinggal jauh dibandingkan daerah lain di Indonesia yang sudah lebih maju dalam hal ini.

“Kita tidak boleh tertinggal dalam pelayanan kesehatan berbasis digital. Saya melihat bahwa digitalisasi pelayanan kesehatan sudah mulai diterapkan di kota-kota besar, sementara kabupaten-kabupaten di Kaltim masih kurang mendapatkan perhatian,” ungkap Darlis.

Lebih lanjut, Darlis menjelaskan bahwa tren digitalisasi di sektor kesehatan sudah berlangsung di berbagai daerah, bahkan di beberapa wilayah di Sulawesi yang dinilai lebih maju.

Sementara itu, di Kaltim, banyak fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit pemerintah yang masih menggunakan sistem konvensional, yang dinilai kurang efisien dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pelayanan yang semakin berkembang.

“Sementara di Kaltim, banyak puskesmas dan rumah sakit pemerintah kita masih tertinggal,” tambahnya.

Darlis menegaskan bahwa Kaltim seharusnya bisa bergerak lebih cepat dalam mengadopsi teknologi digital, terlebih karena generasi muda di provinsi ini sudah akrab dengan perkembangan teknologi. Ia berpendapat, jika infrastruktur digital di Kaltim tidak segera ditingkatkan, maka potensi generasi muda akan terbatas dan sulit berkembang secara maksimal.

“Jika infrastruktur digital di sini tidak mendukung, generasi muda kita tidak bisa berkembang maksimal. Ini akan menjadi masalah besar ke depannya,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah daerah segera berkomitmen untuk mempercepat penerapan digitalisasi, tidak hanya di sektor kesehatan, tetapi juga di berbagai sektor lainnya seperti pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.

Darlis menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya soal mengejar ketertinggalan, tetapi juga mempersiapkan Kaltim untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Ini bukan hanya soal mengejar ketertinggalan, tetapi juga memastikan masa depan kita siap menghadapi tantangan zaman,” pungkas Darlis, optimis bahwa dengan langkah yang tepat, Kaltim dapat mengejar ketertinggalan dan menjadi provinsi yang lebih siap di era digital. (Pai/Adv/DPRDKaltim)

Example 300250