14/11/2024
Beritanusantara.co, Balikpapan – Menghadapi pesatnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang akan membawa dampak besar bagi Kalimantan Timur (Kaltim), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Nur Hadi Saputra, mengajak para pengusaha muda Balikpapan untuk lebih percaya diri dan aktif terlibat dalam proyek-proyek besar yang tengah berkembang.
Menurut Nur Hadi, ini adalah kesempatan emas bagi pengusaha lokal untuk berperan dalam memperkuat perekonomian daerah. Namun, ia mengungkapkan bahwa banyak pengusaha muda di Balikpapan yang masih merasa terintimidasi oleh dominasi perusahaan besar dari luar daerah, khususnya yang berasal dari Jakarta. Keberadaan perusahaan besar ini sering kali dianggap sebagai pesaing yang sulit dikalahkan.
“Banyak yang merasa minder duluan, padahal mereka memiliki potensi yang tidak kalah besar. Jangan biarkan rasa takut atau cemas menghambat langkah untuk terlibat dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi oleh pengusaha muda Balikpapan adalah kurangnya kepercayaan diri untuk bersaing dengan perusahaan besar yang lebih mapan. Tapi menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat bagi pengusaha lokal untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam proyek-proyek IKN.
Nur Hadi juga menekankan pentingnya kolaborasi di antara pengusaha lokal. Ia berharap agar mereka dapat membangun jaringan yang lebih kuat dan saling berbagi informasi untuk memaksimalkan peluang yang datang. Menurutnya, dengan saling mendukung dan berbagi pengetahuan, pengusaha muda Balikpapan dapat lebih siap bersaing dan berkembang dalam proyek IKN.
“Penting untuk terus memperbarui informasi dan memperluas koneksi. Dunia usaha itu cepat berubah, apalagi dengan adanya IKN. Siapa yang siap, dia yang akan meraih kesuksesan,” ungkap Nur Hadi penuh semangat.
Dengan kolaborasi yang solid, Nur Hadi yakin pengusaha muda Balikpapan bisa mendapatkan akses yang lebih luas, baik dalam hal kontrak kerja maupun investasi di proyek-proyek besar IKN. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membantu mereka dalam mengikuti perkembangan teknologi dan pasar, tetapi juga meningkatkan daya saing pengusaha lokal dalam jangka panjang.
Nur Hadi juga berharap, dengan meningkatnya keterlibatan pengusaha muda dalam proyek IKN, dampak positif akan dirasakan langsung oleh perekonomian lokal. Dengan memanfaatkan peluang yang ada dan terus memperluas jejaring, pengusaha muda Balikpapan diharapkan dapat memainkan peran penting dalam kemajuan ekonomi Kaltim, khususnya dalam konteks pembangunan IKN.
“Ini bukan hanya soal proyek besar, tetapi soal bagaimana kita bersama-sama membangun ekonomi daerah agar lebih mandiri dan berkembang. IKN bukan hanya milik perusahaan besar, tapi juga kesempatan bagi kita semua untuk berkontribusi,” tutup Nur Hadi dengan optimisme tinggi.
Dengan semangat kolaborasi dan optimisme ini, diharapkan pengusaha muda di Balikpapan tidak hanya dapat berpartisipasi, tetapi juga meraih kesuksesan dalam era baru pembangunan yang tengah berlangsung di Kaltim. (Pai/Adv/DPRDKaltim)














