Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuka penerimaan siswa baru untuk Sekolah Terpadu di kawasan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, dengan total kuota 225 siswa untuk tahun ajaran baru.
Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, menjelaskan bahwa masing-masing jenjang pendidikan—SDN 028, SMPN 16, dan SMA Prestasi—akan menerima 75 siswa, terbagi dalam tiga kelas berisi 25 siswa per kelas.
“Konsepnya adalah pembelajaran eksklusif dan intensif. Setiap kelas hanya diisi 25 siswa agar guru bisa maksimal mendampingi proses belajar,” kata Asli, tertulis Sabtu (24/5).
Asli menambahkan, SD dan SMP dalam kawasan ini berstatus negeri, sedangkan SMA dikelola swasta oleh yayasan, namun tetap difasilitasi oleh pemerintah kota. Untuk memastikan kualitas pendidikan, Pemkot menggandeng Mentari Grup dari Jakarta sebagai konsultan pendidikan.
“Mentari Grup ini sudah mendampingi banyak sekolah unggulan swasta. Mereka membantu seleksi guru, menyusun kurikulum, dan membimbing proses belajar-mengajar di tahun pertama Sekolah Terpadu,” jelasnya.
Tenaga pendidik di SDN 028 dan SMPN 16 direkrut dari kalangan ASN, sementara guru di SMA Prestasi diseleksi terbuka untuk umum, namun tidak diperbolehkan berasal dari ASN aktif.
“Ini demi menghindari benturan status ASN dengan sistem pengelolaan yayasan. Guru dari luar Kalimantan Timur pun kami persilakan mendaftar,” pungkas Asli. (h/bn)














