DaerahKalimantan Timur

200 Pelajar Kaltim Disiapkan Kuliah ke China, Seleksi Akademik Jadi Penentu

×

200 Pelajar Kaltim Disiapkan Kuliah ke China, Seleksi Akademik Jadi Penentu

Sebarkan artikel ini
Teks Foto:Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin

beritanusantara.co,SAMARINDA – Sebanyak 200 pelajar berprestasi di Kalimantan Timur (Kaltim) disiapkan untuk mengikuti program beasiswa pendidikan ke Provinsi Anhui, China, pada 2027.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim mulai mengarahkan sekolah-sekolah untuk memetakan dan membina calon peserta sebelum seleksi akademik digelar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat global.

“Program beasiswa internasional ini melalui proses seleksi akademik guna menyaring siswa terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim,” kata Armin (16/10/2026).

Disdikbud Kaltim telah meminta satuan pendidikan jenjang menengah menyiapkan siswa yang memiliki potensi akademik.

Persiapan dilakukan sejak dini agar peserta dapat menghadapi tahapan seleksi yang akan menentukan kelayakan mereka memperoleh beasiswa.

“Kami meminta jajaran kepala sekolah segera menyiapkan para pelajar berbakat agar siap mengikuti seluruh tahapan seleksi akademik yang transparan,” ujarnya.

Pembinaan calon peserta meliputi penguatan kemampuan akademik, penguasaan bahasa asing, hingga kesiapan mental.

Langkah tersebut diperlukan agar siswa dari berbagai kabupaten dan kota memiliki bekal yang memadai untuk bersaing dalam seleksi.

Kerja sama pendidikan Kaltim dengan Provinsi Anhui tidak hanya menyasar pelajar. Disdikbud juga mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui pembelajaran langsung mengenai sistem pendidikan di China.

“Sejumlah kepala sekolah berprestasi juga dikirim ke Provinsi Anhui untuk mempelajari secara langsung manajemen serta sistem pembelajaran di sana,” tutur Armin.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat diterapkan untuk memperbaiki tata kelola sekolah dan meningkatkan mutu pembelajaran di Kaltim.

Disdikbud juga memastikan informasi pendaftaran beasiswa dapat diakses sekolah-sekolah hingga wilayah terpencil. Pemerataan akses menjadi perhatian agar kesempatan mengikuti program tidak hanya terbuka bagi pelajar di perkotaan.

“Pemerataan kesempatan menjadi fokus utama kami agar seluruh siswa berprestasi di wilayah pelosok memiliki peluang yang sama untuk berkuliah di China,” ucapnya.

Pemprov Kaltim berharap program tersebut dapat melahirkan lulusan yang membawa pulang pengetahuan dan pengalaman internasional untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami optimistis para alumni beasiswa ini nantinya kembali dengan membawa ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemajuan Kalimantan Timur,” pungkas Armin.

Example 300250