Samarinda

Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia di Kaltim Meningkat 1,09 persen Dibandingkan Tahun Lalu

×

Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia di Kaltim Meningkat 1,09 persen Dibandingkan Tahun Lalu

Sebarkan artikel ini
Kepala BPS Provinsi Kaltim, Yusniar Juliana

Samarinda, Berita Nusantara.co – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa ada kenaikan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023. IPM Kalimantan Timur tahun 2023 meningkat 0,84 poin atau 1,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni 77,36.

IPM merupakan ukuran komposit yang menggabungkan tiga dimensi pembangunan manusia. “Yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” ungkap Kepala BPS Provinsi Kaltim, Yusniar Juliana.

Ditambahkannya, peningkatan IPM terjadi pada semua dimensi. Dimensi umur panjang dan hidup sehat, diukur dengan umur harapan hidup saat lahir (UHH) meningkat 0,27 tahun menjadi 74,72 tahun.

Disusul, dimensi pengetahuan diukur dengan harapan lama sekolah (HLS) meningkat 0,18 tahun menjadi 14,02 tahun.

Serta rata-rata lama sekolah (RLS), yang meningkat 0,07 tahun menjadi 9,99 tahun.

Kemudian fimensi standar hidup layak diukur dengan pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan, yang meningkat Rp561.000 menjadi Rp13,20 juta per tahun.

“Ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020-2022 yang sebesar 3,82 persen per tahun,” ucapnya.

Kabupaten Mahakam Ulu dan Kota Samarinda mencatat kenaikan IPM tertinggi.

Kabupaten Mahakam Ulu mengalami kenaikan IPM sebesar 0,85 poin (1,23 persen) menjadi 70,02.

Yusniar juga menyebut indeks pembangunan manusia di Pulau Kalimantan terus mengalami kemajuan.

“Daerah Kalimantan Timur memiliki IPM tertinggi di antara provinsi-provinsi lainnya di Pulau Kalimantan,” pungkasnya.(Han/BN)

Example 300250