Samarinda, Berita Nusantara.co – Saat Hari-H pencoblosan rupanya jadi momen unjuk kreativitas bagi penyelenggara pemilu di beberapa daerah. Pasalnya, TPS 4 dan 5 di Jalan Wiratama, Sidodadi, Samarinda Ulu, mengangkat konsep kesenian kuda lumping untuk menarik warga sekitar dalam menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024.
Dari pantauan di lapangan, TPS dihiasi dengan barongan serta kuda lumping sebagai pajangan gapuranya. Tidak hanya itu, para petugas KPPS pun memakai kostum khas kesenian kuda lumping.
Ketua RT 04, Mujiono membeberkan keunikan TPS yang berada di wilayah tempat tinggalnya. “Lima tahun sekali, kami selalu mengonsep TPS di sini dengan keunikan yang berbeda-beda. Sekarang usung konsep budaya, tepatnya seni kuda lumping,” ucapnya.
Selanjutnya, Mujiono menyampaikan bahwa pembuatan TPS tersebut dilakukan pada saat H-1 pencoblosan pada 13 Februari 2024. Meski persiapannya tidak cukup lama, namun rupanya dua TPS tersebut tampak berdiri dengan konsep yang cukup unik.
“Sebelumnya kami diskusi bersama, mulai dari petugas KPPS, RT, dan juga masyarakat sekitar untuk menentukan konsep. Persiapannya satu hari sebelum pencoblosan,” ungkapnya.
Mujiono menambahkan, pembuatan hiasan untuk mempercantik TPS, menggunakan dana yang disalurkan oleh KPU Samarinda. Selebihnya, para penyelenggara pemilu lah yang berkreasi untuk menghias dua TPS di sana.
“Kami menerima pemilu dengan damai, dengan adanya TPS kami ini, paling tidak masyarakat tertarik untuk datang ke sini,” jelasnya.
Sementara itu, Sholikin selaku Ketua KPPS TPS 05 menyampaikan antusias dari para pemilih, yang menghadiri TPS berkonsep kesenian kuda lumping tersebut.
“Mereka semua antusias, dari tadi pagi sampai sekarang masih banyak yang antre,” ungkapnya.
Kendati demikian, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anak muda, untuk tidak golput dalam Pemilu 2024 ini. Sebab, bahwa satu suara sangat penting untuk keberlangsungan sistem demokrasi di Indonesia.
” Jangan lupa untuk gunakanlah hak pilih kalian, khususnya bagi anak muda. Karena suara kalian, menentukan lima tahun Indonesia ke depannya,” tukasnya.(Han/BN)














