29/10/24
Beritanusantara.co, Samarinda – Kaum muda mempunyai peran penting dalam mewujudkan cita- cita bangsa yakni terciptanya masyarakat adil makmur dan sejahtera melalui program pembangunan dalam berbagai bidang.
Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Akmal Malik mengatakan pemuda memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita bangsa.
“Sehingga kita harus mengembangkan kapasitas dan potensi pemuda sebagai subjek maupun objek pembangunan,” ucapnya.
Upacara tersebut mengusung tema “Maju Bersama Indonesia Raya” dengan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta pemuda dari berbagai organisasi di Kota Samarinda.
Rangkaian acara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan bangsa. Naskah UUD 1945 dan ikrar Sumpah Pemuda yang dihasilkan pada Kongres Pemuda 1928 turut dibacakan untuk mengukuhkan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendahulu.
Akmal menegaskan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang menyatukan seluruh pemuda Indonesia di tengah keberagaman.
“Sumpah Pemuda tahun 1928 membuktikan bahwa pemuda Indonesia memiliki tekad kuat untuk bersatu dalam membangun bangsa yang merdeka dan berdaulat,” ujarnya.
Ia menegaskam pentingnya nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendahulu untuk terus diterapkan, terutama di era perubahan yang serba cepat saat ini.
“Perubahan yang sangat cepat dapat melemahkan kekuatan bangsa jika kita tidak memelihara kesadaran akan persatuan dan karakter kebangsaan.” kata Akmal.
Menurut Akmal Malik, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia tahun 2024 berada pada angka 56,33 persen, menunjukkan adanya kemajuan, namun tantangan masih perlu diatasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan pelayanan dan pemberdayaan pemuda agar mereka dapat memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan nasional.
Akmal mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia industri dan akademisi, untuk bersinergi membangun ekosistem yang mendukung inovasi serta pertumbuhan pemuda Indonesia.(H/BN)














