Beritanusantara.co, Samarinda – Setelah memasuki H-10 lebaran 2025, penumpang yang mudik menggunakan moda transportasi darat, sudah terlihat terjadi peningkatan
Hal itu terungkap dalam kegiatan ramp check yang dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke sejumlah terminal bus kelas A dan B di Samarinda, Jumat (21/3).
Plt. Dishub Kaltim Irhamsyah mengatakan pada hari biasa terminal kelas A biasanya hanya memberangkatkan 5 bus. Namun di H-10 lebaran ini saja pihak terminal telah memberangkatkan 8 bus untuk jadwal pagi.
Begitupun di Terminal Sungai Kunjang yang melayani perjalanan darat dari Samarinda-Kota Bangun- Muara Muntai-Samboja dan Kota Balikpapan mulai mengalami peningkatan penumpang.
“Kita memang memprediksi akan ada lonjakan penumpang sebesar 5-10 persen dalam mudik lebaran 2025. Ini baru H-10 saja sudah banyak penumpang. Bagaimana puncaknya nanti,” ucapnya.
Pihaknya memprediksi lonjakan angkutan mudik akan terjadi pada H-3 sampai H-2 lebaran 2025. Oleh sebab itu berkoordinasi dengan 10 kabupaten dan kota pihaknya memastikan, seluruh armada yang ada di 7 terminal bus yang beroperasi di bawah pengawasan Dishub Kaltim layak beroperasi dan siap memberangkatkan para pemudik.
“Se Kaltim kita memiliki 80 PO. Jadi kami pastikan jumlah bus kita mencukupi untuk mengcover seluruh keberangkatan pemudik melalui jalur darat,” jelasnya.
Tidak hanya memastikan kesiapan armada angkutan darat, Dishub Kaltim juga mendirikan posko mudik lebaran di setiap 7 terminal bus mereka yang ada di Sungai Kunjang, Lempake, Bontang, Balikpapan, Berau, PPU dan Paser.(H/BN)














