DaerahKalimantan Timur

Tiga Polisi Samarinda Terlibat Skandal Narkoba, Kapolda: Tidak Ada Tempat untuk Pengkhianat

×

Tiga Polisi Samarinda Terlibat Skandal Narkoba, Kapolda: Tidak Ada Tempat untuk Pengkhianat

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro

Beritanusantara.co, Samarinda – Kasus memalukan menimpa Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda setelah tiga anggotanya diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba ke ruang tahanan. Mereka kini menghadapi ancaman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Proses pemeriksaan sedang berjalan intensif di Divisi Propam. Kalau terbukti, PTDH adalah opsi yang kami pertimbangkan,” tegas Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, Senin (28/4).

Endar memastikan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap bentuk pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba.

“Tidak ada tempat bagi anggota yang mengkhianati sumpah jabatan. Ini mencoreng nama institusi dan merusak kepercayaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, mengungkapkan bahwa ketiga oknum tersebut lalai menjalankan standar operasional prosedur (SOP).

“Seharusnya setiap barang, termasuk makanan, diperiksa secara detail. Kelalaian ini membuka jalan bagi penyelundupan,” ujarnya.

Yuliyanto menambahkan, dalam pengembangan kasus, ketiga personel diketahui menerima suap sebesar Rp1 juta untuk meloloskan tujuh paket sabu ke dalam tahanan.

“Untung saja ada petugas lain yang teliti dan menemukan barang bukti sebelum sampai ke tahanan,” katanya.

Saat ini ketiga oknum tersebut ditempatkan di tempat khusus sambil menunggu sidang etik.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan profesional dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tandas Yuliyanto. (H/BN)

Example 300250